Sriwijaya Bidik Penerbangan Langsung ke Delapan Kota di China



[columns size=”1/2″ last=”false”]


[/columns]

Delapan rute penerbangan langsung dari kota-kota di China ke Indonesia masuk dalam bidikan maskapai penerbangan Sriwijaya Air. Delapan kota tersebut merupakan pasar-pasar wisatawan yang berpotensi untuk datang ke Indonesia.

“Kalau China saat itu kita sudah ada delapan kota. dari Guangzhou, Wuhan, Changsa, Nanjing, Jianjien, Foshan. Itu adalah kota-kota main market kami,” kata Direktur Komersial Sriwijaya Air, Toto Nursatyo, usai kunjungan kerja Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Sriwijaya Air.

Untuk penerbangan dari kota Harbin dan Xi’an sendiri, kata Toto, sudah masuk dalam target pengembangan rute Sriwijaya Air. Meski begitu, pihaknya masih mempertimbangkan lantaran harus dilayani dengan pesawat berbadan lebar.

“Untuk jarak jauh Harbin dan Xi’an, itu perlu pesawat harus lebih besar. Karena sangat jauh (jaraknya). Fokus kita memang 80 persen di pasar China,” ungkapnya.

Sriwijaya sendiri, kata Toto, diberikan kemudahan untuk menerbangi 48 kota di China. Namun, hingga saat ini infrastruktur bandara yang siap untuk didarati adalah Soekarno Hatta dan Ngurai Rai, Bali.

Selain itu, manajemen juga menargetkan bisa mengangkut 1 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 2018. Target tersebut naik hampir 100 persen dibanding tahun 2017.  “Kita inginnya tahun depan bisa mengangkut 1 juta. Tahun ini kan (targetnya) 530 ribu (wisman),” kata dia.

Toto mengatakan target Sriwijaya tersebut akan didukung dengan tambahan 12 pesawat baru sehingga maskapainya bisa mengangkut penumpang lebih banyak. “(Target itu harus tercapai) Dalam waktu dekat. Harus begitu karena pasarnya ada. Kalau gak ada kan pasarnya kita buat. Lah, ini kan pasarnya sudah ada,” ujar Toto bersemangat.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indoaviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply