Sriwijaya Air Terus Matangkan Rencana IPO



Rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada April-Mei 201 terus dimatangkan maskapai penerbangan Sriwijaya Air mematangkan 7. Jadwal ini mundur dari semula pada Maret 2017.

“Mohon dukungan semua pihak, kami masih mematangkan rencana IPO ini, semoga segera bisa ditawarkan ke masyarakat,” kata Head of Corporate Communication Sriwijaya Air, Adi Willi Hanhari.

Adi Willi menyebut, komitmen melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), merupakan upaya maskapai memperkuat armada dan pelayanan. Guna mendukung ekspansi maskapai ke sejumlah rute domestik dan internasional di Asia Pasifik, Sriwijaya Air akan mendatangkan pesawat berbadan sedang (narrow body) dan lebar (wide body). Rencananya, pengadaan pesawat dibiayai lewat dana IPO.

Adi menuturjan, persiapan IPO yang tengah dimatangkan itu, seperti jumlah saham yang akan dilepas ke masyarakat. Sriwijaya Group percaya diri melantai di BEI karena kinerja keuangan Sriwijaya Air pada tiga tahun terakhir ini tercatat positif. Di sisi lain, upaya melantai di bursa juga menunjukkan komitmen Sriwijaya Air untuk menjadi perusahaan yang transparan dan dipercaya masyarakat.

“Di 2017 ini, Sriwijaya mendatangkan 12 pesawat narraw body Boeing 800 NG dan Boeing 900 ER. Kemudian dua pesawat wide body Boeing 777-300 ER untuk membuka jalur ke Jeddah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang makin tinggi berumrah. Selain itu, kami juga menambah enam pesawat ATR untuk NAM Air untuk memperkuat penerbangan domestik,” kata Adi Willi.

Rencananya, dua pesawat berbadan lebar Boeing 777-300 ER akan diterbangkan delapan kali seminggu dengan rincian empat dari daerah dan empat dari daerah lain, seperti Medan, Surabaya dan Makassar. Pesawat dengan jangkauan terbang mencapai jarak 13.650 kilometer tersebut akan melintasi dari Jakarta-Medan-Dakka-Jeddah.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indoaviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply