Sriwijaya Air Raih Sertifikat BARS dari Flight Safety Foundation



Maskapai penerbangan Sriwijaya Air mendapatkan sertifikat Basic Aviation Risk Standard (BARS) dari Flight Safety Foundation (FSF), sebuah organisasi internasional yang fokus pada aspek keselamatan penerbangan.

Direktur Kualitas, Keselamatan, dan Keamanan Sriwijaya Air Toto Soebandoro mengatakan, dengan adanya sertifikat itu membuktikan Sriwajaya sangat fokus pada aspek keselamatan yang mengacu pada standar internasional. “Alasan kami mendapatkan BARS tentu untuk update standar keselamatan. Sertifikasi yang didapat dari FSF itu pun menjadi batu loncatan untuk kami mendapatkan sertifikat keselamatan yang lebih tinggi lagi pada tahun depan,” ujar Toto saat mengadakan jumpa pers di Jakarta.

Dia menjelaskan, pengajuan aplikasi BARS dilakukan Sriwijaya Air sekitar tiga bulan lalu. Setelah dilakukan proses audit oleh pihak FSF, induk perusahaan Nam Air ini pun mendapatkan sertifikat BARS pada pertengahan Agustus 2015.

Menurutnya, guna mengejar standarisasi BARS, Sriwijaya Air banyak melakukan pembenahan, khususnya pada item-item yang berkaitan langsung dengan aspek keselamatan penerbangan, seperti safety management system (SMS). Pasalnya, standar yang diberlakukan oleh organisasi independen itu lebih tinggi dibandingkan standar yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia.

“Setelah mendapatkan BARS itu, kami pun harus menambah pekerjaan kami supaya bisa tetap comply dengan standarnya. Tetapi, hal itu akan memotivasi kami. FSF akan melakukan audit setiap satu tahun sekali. Sementara untuk SMS, setiap dua tahun sekali akan diperiksa. Sebelumnya, SMS itu hanya diperiksa sekali saja,” paparnya.

Dengan adanya sertifikat BARS, sambung Toto, pihaknya mempercayai bakal ada penambahan tingkat kepercayaan dari para pengguna jasa Sriwijaya Air. Utamanya, perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi yang selama ini sudah menggunakan jasa charter Sriwijaya Air.
Sebelumnya, perusahaan-perusahaan itu bakal melakukan audit terlebih dahulu untuk memastikan standar keselamatan yang diterapkan Sriwijaya Air. Sekarang, menurut Toto, dengan adanya sertifikat BARS, sejumlah korporasi itu tidak perlu menerapkan lagi audit kelayakan keselamatan penerbangan.
“Sertifikat BARS ini banyak dijadikan acuan oleh perusahaan-perusahaan minyak dan gas bumi dalam menentukan pilihan air charter. Dengan demikian, selain tujuan utama meningkatkan standar keselamatan, sertifikat ini juga memiliki efek positif lainnya pada bisnis maskapai kami,” ungkap Toto.

Sumber: Berita Satu

Foto: Yulianus Liteni / PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply