Sriwijaya Air Dukung Kejuaraan Dunia MXGP 2018



Sriwijaya Air Group menjadi pendukung kegiatan MXGP Motocross World Championship 2018. Foto: Reni Rohmawati

Perhelatan dunia MXGP Motocross World Championship 2018 segera diigelar dalam dua seri sekaligus di dua kota di Indonesia. Sriwijaya Air Group dan Tiket.com menjadi pendukung utama penyelenggaraannya, yang dihelat Pemerintah Indonesia, IMI (Ikatan Motor Indonesia), dan Lightning Production.

MXGP Motocross World Championship sudah dua kali digelar di Pangkal Pinang. Sriwijaya Air Group pun dua kali ikut mendukungnya. “Pangkal Pinang kan basis dan sejarah Sriwijaya. Sementara motocross menjadi ajang tepat buat promosi,” kata Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group pada acara buka puasa bersama wartawan di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Sebelumnya, A Judiarto dari PT Arena Sirkuit Internasional mengatakan, perlombaan motocross merupakan olahraga yang paling digemari kedua setelah sepakbola. Pada Maret 2017, MXGP pertama kali diselenggarakannya di Pangkal Pinang. “Yang MXGP2 hari pertama lancar, tapi hari kedua, MXGP1 cuma satu karena hujan. Penontonnya banyak, sampai 67.000 orang dari target 50.000 orang,” ujarnya.

Menurut Judi, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakannya dalam dua seri. PT Arena Sirkuit Internasional ditunjuk menjadi penyelenggara kegiatan tersebut oleh Youthstream dan IMI. Perhelatan pertama pada 29 Juni sampai 1 Juli akan diselenggarakan di Pangkal Pinang dan yang kedua pada 6-8 Juli di Semarang.

Judi mengatakan, persiapan gelaran MXGP 2018 sudah 70 persen, baik di sirkuit Pangkal Pinang maupun di sirkuit Semarang. “Persiapannya sebaik mungkin untuk menyambut gelaran bergengsi ini,” ucapnya.

Persiapan sirkuit di GOR Sahabudin Pangkal Pinang seluas 27 hektare telah dimulai pada April 2018. Hingga saat ini, sirkuit masih dipersiapkan menjelang waktu pelaksanaannya. Sementara itu, pembangunan sirkuit di Bukit Semarang Baru (BSB), Mijen, telah rampung dan sudah bisa digunakan oleh pembalap mancanegara untuk berlatih. Sirkuit ini didesain khusus oleh pakarnya dari Swedia, hingga bertaraf internasional.

Pemkot Semarang juga sudah menyiapkan 50 hotel dengan kapasitas 4.000 kamar untuk menginap para pembalap beserta rombongan dan kru. Perjalanan wisata juga diagendakan untuk promosi wisata kota Semarang. Begitu juga Pemkab Bangka Belitung, yang sudah menyiapkan 2.200 kamar hotel, ditambah homestay dan rumah-rumah penduduk, jika dibutuhkan.

MXGP Motocross World Championship 2018 adalah kejuaraan dunia motocross di bawah naungan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM). Kejuaraannya menggabungkan lompatan besar, gelombang, dan catatan waktu, mencakup setiap karateristik dari kuno hingga modern. Para kroser akan diuji ketangguhannya di segala medan, mulai dari pasir dan jurang seperti Belgia dan Belanda, lalu melewati tanah liat keras seperti di Prancis, bahkan tanah vulkanik gaya Argentina.

“Semua kroser dituntut gesit dan memiliki kemampuan kuat untuk beradaptasi, terutama ketika balapan di trek yang dipengaruhi kondisi cuaca. Kalender 2018 akan terdiri dari 20 seri balap. Para kroser akan balapan mulai dari Timur Tengah ke Asia, Amerika Selatan, Amerika Serikat (AS), dan empat negara di Eropa,” ungkap Judi.

Untuk dapat menyaksikan secara langsung aksi para kroser dunia itu, Sriwijaya Air Group mendukung penuh sebagai official airlines MXGP Motocross World Championship 2018. “Kami akan meningkatkan jumlah penumpang selama event tersebut ke Pangkal Pinang dan Semarang, bahkan kemungkinan bisa tambah penerbangan jika dibutuhkan,” ucap Agus. Untuk mendapatkan tiket secara online, penyelenggara menggandeng Tiket.com.

Ketua Umum PP IMI, Sadikin Aksa mengapresiasi akan dilaksanakannya MXGP di Indonesia sebagai satu-satunya tuan rumah dari kawasan Asia. Sebagian besar seri lainnya digelar di Eropa dan Amerika Latin. “Kejuaraan ini semoga menjadi ajang pembelajaran bagi kroser tanah air agar dapat berkiprah di tingkat internasional,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply