Sriwijaya Air Belum Siap Jadi Maskapai Penerbangan Full Service



Sriwijaya Air mengaku ingin menjadi maskapai penerbangan full service yang bisa memberikan pelayanan maksimal kepada para pelanggannya. Namun, keinginan itu hingga kini belum bisa terwujud lantaran adanya kendala dalam berbagai macam hal.

Presiden Direktur Sriwijaya Air Chandra Lie mengatakan bahwa Sriwijaya Air masih perlu banyak waktu agar bisa menjadi maskapai penerbangan full service. Salah satu kendala yang dihadapi adalah belum siapnya sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, Sriwijaya Air beserta anak usahanya, NAM Air, masih akan fokus beroperasi sebagai maskapai penerbangan medium service. “Seharusnya full service, tapi kami tetap sebagai medium service saja. Nanti saja kalau SDM kami sudah siap,” ujarnya.

Menurut Chandra, meskipun beroperasi sebagai maskapai penerbangan medium service, Sriwijaya Air tetap berkomitmen dalam hal keselamatan penerbangan. Dia mengatakan keselamatan penerbangan merupakan nomor satu dan tidak bisa ditawar lagi. Regulator pun secara rutin meng-audit keselamatan penerbangan Sriwijaya Air.

Foto: Tri Setyo Wijanarko/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply