Setelah Rute Dibekukan, Kini Batik Air Terbangi Cengkareng-Yogyakarta Enam Kali Sehari



Kementerian Perhubungan telah membekukan izin rute penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng menuju Bandara Adi Sucipto Yogyakarta milik maskapaipenerbangan Batik Air setelah anak perusahaan Lion Group itu tergelincir ketika mendarat di Yogyakarta, Jumat (6/11/2015).

Namun, pembekuan izin rute itu hanyaberlaku untuk nomor penerbangan ID6380, sehingga kini Batik Air penerbangan Batik Air dari Cengkareng menuju Yogyakarta berkurang dari tujuh kali sehari menjadi enam kali sehari. “Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan Batik Air tetap melayani penerbangan dari Cengkareng ke Yogyakarta menjadi enam kali sehari dari tujuh kali sehari,” ungkap Public Relations Manager Lion Group Andy M. Saladin.

Andy menuturkan, berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, mulai hari ini, Sabtu (7/11/2015), Batik Air telah menghentikan operasional penerbangan ID6380 dan tiket penjualan tiket penerbangan itupun sudah dihentikan. “Untuk penumpang yang sudah mempunyai tiket Batik Air ID6380 pada Sabtu dan Minggu (7-8 November 2015) tetap akan diterbangkan dengan maskapai penerbangan lain. Kami akan tetap menjalankan dan patuh terhadap keputusan Kementerian Perhubungan,” ungkap Andy.

Seperti diketahui, pesawat Boeing 737-900ER dengan registrasi PK-LBO milik Batik Air tergelincir ketika mendarat di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta dalam kondisi cuaca hujan. Dalam pesawat itu terdapat tujuh orang kru dan 160 penumpang. Tida ada penumpang maupun kru yang terluka akibat insiden tersebut.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply