Semester Pertama, Garuda Indonesia Bali Gagal Capai Target Pendapatan



General Manager Garuda Indonesia Bali Syamsuddin J. S. mengatakan bahwa Garuda Indonesia wilayah Bali belum bisa mencapai target pendapatan yang sudah dicanangkan di semester pertama 2015. Pada periode tersebut, Garuda Indonesia Bali hanya bisa meraih pendapatan sebesar 90 persen dari target.

Menurut Syamsuddin, pada semester pertama setiap tahunnya memang sudah lumrah target pendapatan gagal diraih. Tahun lalu pihaknya juga hanya berhasil memperoleh 90 persen dari target pendapatan. “Rata-rata di semester pertama memang seperti itu karena anggaran sendiri belum turun saat itu dan ditambah lagi kebijakan larangan rapat di hotel yang membuat para pejabat mengurangi perjalanan dinasnya,” tuturnya.

Dia berharap kondisi di semester kedua lebih baik karena ada banyak waktu libur, misalnya saja liburan anak sekolah, libur Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. “Pada semester kedua 2015 ini nanti kami berharap dapat memenuhi target tersebut karena banyak hari libur seperti summer holiday, kegiatan haji pada September nanti, serta Natal dan Tahun Baru,” papar dia.

Syamsuddin menambahkan, dia optimis di semester kedua Garuda Indonesia Bali bisa meraih pendapatan sebesar 120 persen atau lebih besar 20 persen dibandingkan dengan target. Menurutnya, penjualan tiket untuk Natal dan Tahun Baru saja bisa menyumbang pendapatan sekitar 15-20 persen. “Kami optimis bisa mencapai angka tersebut. Sekarang ini anggaran juga sudah turun dan masih libur sekolah, pesawat pun penuh terus. Pertengahan Agustus juga musim ospek sekolah, banyak masyarakat Bali yang sekolah di luar Bali biasanya keluarga ikut mengantarkan anaknya untuk ospek,” ujarnya.

Foto: ATR

Be the first to comment

Leave a Reply