Sambut Pagi di Bromo



Saat orang-orang di belahan Indonesia lain tertidur pulas, Cemoro Lawang yang terletak di Kecamatan Sukapura, Probolinggo, malah baru menunjukkan geliat aktivitasnya. Di tengah dinginnya udara yang sangat menusuk, ratusan orang mengantri melewati pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Sejenak melupakan rutinitas dan aktivitas hiruk pikuk kota besar dengan segala putaran waktunya. Bergerak lebih dari 700 kilometer ke arah timur pulau Jawa untuk menyaksikan sebuah taman tersembunyi yang masih diliputi oleh suasana yang mengajak kembali jiwa untuk merasakan kesenangan yang sesungguhnya, merasakan kedekatan spiritual dengan sang pecipta alam semesta. Duduk menyambut sinar mentari yang perlahan muncul dari sebelah timur bumi, dikelilingi dengan hamparan luas pemandangan alam yang perlahan muncul disinari oleh cahaya sang mentari.

Suara shutter kamera saling bersahutan menyambut momen ini. Semua orang ingin mengabadikan munculnya matahari ini dengan hasil terbaik. Berdesak-desakan sudah menjadi hal biasa, apalagi jika datang saat akhir pekan atau musim liburan. Pelan namun pasti, matahari mulai menampakkan diri dari balik pegunungan yang diselimuti kabut tebal.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terletak di Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Siapapun pasti ingin menikmati indahnya alam pegunungan di Bromo, seperti menyaksikan matahari terbit di Penanjakan, mendaki kawah Gunung Bromo, melihat kecantikan Padang Savana, hingga mendengarkan bisikan-bisikan suara di Pasir Berbisik.

bromo-2

bromo-3

bromo-4

bromo-6

Teks & foto: Himanda Amrullah