Rupiah Melemah, Garuda Indonesia Naikkan Tarif



Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan bahwa melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat telah berdampak buruk terhadap kebijakan tiket perusahaan.

Dia menuturkan, Garuda Indonesia perlu menaikkan harga tiket untuk mengimbangi melonjaknya biaya operasional yang sebagian besar dikeluarkan dalam bentuk mata uang dolar Amerika Serikat. “Yang jelas ongkos naik, karena dolar Amerika Serikat (menguat). Hampir 70 persen biaya kita dolar Amerika Serikat,” ujarnya.

Meskipun demikian, Arif masih optimis jumlah penumpang dan pendapatan perusahaan pada tahun ini masih akan mengalami peningkatan. Dia memprediksi pendapatan Garuda Indonesia akan tumbuh 5,6 persen dibandingkan dengan tahun lalu. “Memang kita rasakan itu tetap tumbuh di trafiknya. Pendapatan tetap tumbuh, tapi masih di bawah pertumbuhan trafik,” kata Arif.

Foto: ATR

Be the first to comment

Leave a Reply