Runway Utara Bandara Soekarno Hatta Diperbaiki



PT Angkasa Pura II segera memperbaiki dan melapis ulang runway utara Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Hal ini dilakukan karena kondisi runway mulai bergelombang dan disinyalir akan berbahaya bagi keselamatan penerbangan. Selama masa perbaikan, runway utara akan ditutup antara pukul 23.00-04.00 WIB. Selama penutupan runway utara, operasional runway utara akan dialihkan ke runway selatan.

Demikian dikatakan Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi, di Jakarta. “Kami tidak bisa menutup total, akhirnya manajemen memutuskan untuk melakukan buka-tutup, supaya masih tetap bisa digunakan,” kata Agus Haryadi seperti dikutip Antara.

Lebih lanjut Haryadi menjelaskan, dengan kondisi buka tutup itu, waktu perbaikan landasan akan berlangsung hingga 15 bulan. Haryadi tidak menampik kerepotan bagi maskapai penerbangan karena buka-tutup landas pacu itu. Perbaikan harus dilakukan karena beban landas pacu sudah sangat berat, sehingga permukaannya tidak lagi rata. Selain itu,tinggi muka air tanah sudah meningkat, apabila dibiarkan akan mengganggu keamanan dan keselamatan penerbangan.

“Sebagai pengelola bandara dan fasilitasnya, kami tidak boleh terus-menerus mengeksploitasi landas pacu, sudah ada beberapa keluhan juga dari pilot karena agak bergelombang,” kata Haryadi. Landas pacu yang bergelombang bisa membahayakan penerbangan, terutama saat proses mendarat. Akibat landasan bergelombang, pesawat terbang bisa terpental-pental.

Bandara Soekarno Hatta memiliki dua runway sejajar berukuran sama, yaitu 3.600 meter dan lebar 60 meter. Setiap hari, kedua landasan ini dioperasikan bersamaan. Saat ini, kedua bandara menerima 72 pergerakan pesawat terbang per jam. Jam-jam padat penerbangan adalah pukul 05.00-08.00 WIB, dan pukul 15.00-20.00 WIB.

“Setelah kami berdiskusi, akhirnya diputuskan waktu yang lega itu, yang paling tepat yaitu pukul 23.00 sampai 04.00 pagi,” kata Haryadi.

Foto: Tri Setyo Widjanarko.