Runway Bandara Blimbingsari Mulai Dipertebal



Landasan pacu bandara Blimbingsari mulai dipertebal, di mana saat ini landasannya memiliki ketebalan 27 PCN (Pavement Classification Number) dan dipertebal menjadi PCN 39. Dengan penebalan itu, Bandara Blimbingsari bisa didarati pesawat jenis Bombardier CRJ- 1000 yang mengangkut sekitar 96 penumpang, seiring rencana pembukaan rute Jakarta-Banyuwangi.

Kepala Bandara Blimbingsari Banyuwangi Dody Dharma Cahyadi mengatakan, proses lelang penebalan bandara telah rampung di mana pengerjaan penebalan runway dilaksanakan selama 30 hari kerja. “Pekerjaan penebalan bandara dengan PCN 39 dimulai pekan ini. Waktu pekerjaan kami tetapkan 30 hari,” jelas pria yang akrab disapa Dharma, dilansir detik.com.

Dharma menuturkan, runway akan sefer diverifikasi direktorat teknis di Kementerian Perhubungan, usai pekerjaan selesai, agar siap diterbangi. Akhir bulan depan landasan diperkirakan sudah siap menerima penerbangan langsung rute Banyuwangi – Jakarta.

“Berdasarkan koordinasi, ada maskapai yang sudah siap membuka rute direct flight Jakarta-Banyuwangi dalam waktu dekat seiring dengan pembangunan overlay yang telah tuntas,” cetus Dharma.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, rute baru ini akan mempersingkat perjalanan menuju di Banyuwangi. Penumpang yang akan terbang ke Banyuwangi tak perlu lagi transit di Bandara Juanda, Surabaya. Direct flight Jakarta-Banyuwangi diharap mampu mempermudah iklim usaha di bumi blambangan.

“Tentu dengan direct flight Jakarta-Banyuwangi, para wisatawan, dunia usaha, maupun masyarakat luas bisa lebih hemat waktu karena pesawat langsung menuju ke Banyuwangi,” kata Anas.

Foto: Tri Setyo Wijanarko / Indoaviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply