Roe I Triplane, First All British Airplane



Roe I Triplane atau Avro Triplane merupakan pesawat hasil rancang bangun oleh Alliot Verdon Roe, yang merupakan pesawat pertama Inggris yang diterbangkan. Sebelumnya, pesawat biplane rancangan Roe menggunakan mesin buatan Perancis.

Pesawat ini merupakan two-bay triplane: ekor pesawat, dengan rentang 10 kaki (sekitar 3 meter), dapat membentuk sekitar 33%  dari total luas angkat pesawat. Pitch control dilakukan dengan mengubah sudut datang dari main plaines, dan kontrol lateral oleh wing-warping. Kabel kontrol bertindak untuk warp sayap bagian tengah, warping yang sedang dikirim ke bagian atas dan bawah pesawat dengan struts interplane bagian belakang. Kontrol arah yang dipengaruhi oleh rudder berbentuk persegi panjang dipasang di belakang ekor pesawat, dan pertama kalinya dibuat stabilitas arah tambahan, diberikan berdasarkan permukaan antara struts interplane pada pemasangan ekor. Fuselage pesawat adalah bagian struktur segitiga kawat yang menguatkan kayu, dengan sayap tengah dan ekor pesawat dipasang di longerons bagian atas, dan celah antara bagian pesawat yang lebih rendah dan di bawah longeron.

Mesin pesawat dipasang di bawah tepi depan dari sayap, dengan belt drive pada driveshaft baling-baling yang dipasang di atas longerons atas. Baik fuselage maupun sayap yang ditutupi oleh kertas cokelat didukung oleh kain tenunan yang terbuka. Oleh Roe menamakan pesawat ini dengan sebutan The Bullseye setelah kawat gigi yang diproduksi oleh perusahaan saudaranya, yang telah membantu membayar untuk itu. Roe pada awalnya menggunakan mesin inline empat silinder yang dikembangkan oleh JA Prestwich, tetapi gagal ketika diuji oleh Prestwich. Padahal Roe memasang mesin JAP dengan tenaga 6 hp (tenaga kuda) dari pesawat sebelumnya. Ujicoba taxing dengan mesin ini telah dimulai pada bulan April 1909. Pada akhir bulan Mei, mesin baru dengan JAP dengan tenaga 9 hp dikirim, dan setelah mencocokannya, serangakaian penerbangan singkat sekitar 50 kaki (15 meter) dilakukan, dimulai pada 5 Juni 1909. Selama ujicoba yang dilakukan oleh Roe, dengan rasio pengurangan yang berbeda antara mesin dan baling-baling dan juga dengan pengaturan yang bervariasi untuk baling-baling, yang dapat disesuaikan. Pada tanggal 13 Juli, ia meraih penerbangan dengan jarak 100 kaki (30 meter) dan sepuluh hari kemudian dengan jarak 900 kaki (280 meter). Selama penerbangan dua bulan berikutnya lebih sukses dan pesawat kemudian dimodifikasi sedikit: drive belt diganti dengan rantai, permukaan ekor vertikal dihilangkan dan kedua mesin dan kursi pilot dipindahkan ke bagian depan.

Roe kemudian membawa prototipe dan pesawat kedua, berbeda pada badan pesawat yang sedikit meruncing dan tail skid di bagian tail wheel, untuk event Blackpool Aero Meeting yang diselenggarakan pada akhir Oktober 1909. Beberapa penerbangan pendek yang dibuat dengan menggunakan mesin pertama: mesin untuk yang kedua, empat buah silinder JAP yang menghasilkan 20 hp (15 kW) baru tiba pada pertengahan event dan meskipun mesin itu dipasang, cuaca buruk mencegah penerbangan saat itu. Penerbangan yang dilakukan di Blackpool adalah yang terakhir, yang dilaksanakan oleh prototipe ini. Kemudian dipamerkan di event yang diselenggarakan di Manchester pada tahun 1914 dan kemudian dipajang di Science Museum di London. Kemudian pada saat itu pula, Roe melanjutkan kegiatan terbangnya di Wembley, di mana percobaan penerbangan pertama pada pesawat eksperimen kedua diterbangkan pada 6 Desember 1909. Namun celakanya, pesawat ini mengalami musibah pada 24 Desember 1909.

Pada Januari 1910, Roe membentuk perusahaan AV Roe and Company dengan bantuan saudaranya Humphrey. Dan ruang workshop perusahaan ini disediakan di pabrik perusahaan milik Humphrey sendiri, yaitu Everard and Co., di Brownfield Mills, Manchester, Inggris. Operasi penerbangan dipindah ke Brooklands. Kemudian, Roe fokus pada pengembangan pesawat berikutnya, yaitu Roe II Triplane. Pesawat Roe I sempat digunakan untuk eksperimen, di mana bagian luar sayap yang lebih rendah dihapus dan bagian luar yang terpanjang dipasang ke sayap bagian atas. Konfigurasi ini kemudian dikenal sebagai two and a bit plane. Pesawat ini diterbangkan di Brooklands pada event Aero Meetings pada Senin Paskah 1910, tetapi percobaan ini tidak diupayakan dan mesin pada pesawat ini dibongkar di Brooklands tak lama kemudian. Pada 12 Juli 2009, sebuah acara diadakan di Walthamstow Marshes untuk memperingati first all British flight di bawah naungan Royal Aeronautical Society, di mana beberapa generasi keluarga Roe hadir.

Karakteristik umum dari Roe I Triplane antara lain, diawaki oleh 1 orang, memiliki panjang 7 meter, wingspan 6,1 meter, tinggi 2,7 meter, wing area seluas 30 meter persegi, berat kosong 136 kilogram, gross weight 204 kilogram, dan ditenagai oleh satu buah mesin JAP V-twin configuration air-cooled dengan kekuatan 9 hp (6.7kw) didukung oleh 4 bilah propeler.

Performa dari Roe I Triplane antara lain, mampu terbang dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam dan memiliki jarak jangkau 0,3 mil.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply