Gedung Baru DKUPPU Mendekatkan Regulator dan Airline



Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya terhadap para pelaku di dunia penerbangan serta dalam upaya pemenuhan rekomendasi International Civil Aviation Organization (ICAO) dan Federal Aviation Administration (FAA), Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menyelesaikan pembangunan Gedung Operasional Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU). Gedung ini diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Senin (6/2) pagi. Gedung ini berlokasi di wilayah perkantoran Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menteri Budi dalam sambutannya mengatakan, DKUPPU adalah garda terdepan dalam mewujudkan keselamatan penerbangan. Oleh karenanya, DKUPPU diminta untuk melakukan pengawasan secara intensif dan random. “Dari segi keselamatan DKUPPU yang terdepan di perhubungan udara lakukanlah secara intensif dan random,” ujar Budi.

Menurut Budi, perkembangan dunia penerbangan tanah air yang begitu pesat menjadikan tanggung jawab keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan yang merupakan tanggung jawab Kemenhub menjadi semakin tinggi. Menhub menegaskan pihaknya tidak akan mengancam pihak-pihak terkait dalam upaya penegakan aturan keselamatan penerbangan. Budi berharap ada kerjasama yang baik antara regulator (Kemenhub) dengan operator penerbangan.

“Para operator bandara dan airline kita bekerjasama, saya berjanji tidak ada ancam-mengancam, tetapi berikanlah kontribusi maksimal untuk keselamatan, saya yakin kerjasama yang rendah hati itu lebih membuahkan hasil daripada saling mengancam, tidak jamannya lagi ancam mengancam tapi kesadaran sendiri kita berikan layanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, dalam laporannya Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo mengatakan Gedung Operasional DKUPPU dibangun di atas lahan 4000 m² dengan luas bangunan 9500 m². Selain untuk meningkatkan kinerja pegawai DKUPPU, Suprasetyo mengatakan pembangunan ini dilakukan untuk pemenuhan rekomendasi atas temuan tim audit ICAO dan FAA terhadap sarana dan prasarana DKUPPU yang ada sebelumnya. “Temuannya antara lain penyimpanan dokumen sertifikasi pesawat udara, personil operasi dan teknik penerbangan tidak memenuhi standar keamanan dengan sistem penyimpanan yang tahan api dan kedap air, ruang pegawai yang sesak, tidak memiliki ruang ujian bagi pemohon lisensi penerbangan, tidak tersedia class room bagi pegawai, ruang rapat yang terbatas dan ruang public service tidak tersedia,” ungkapnya.

Suprasetyo berharap dengan pengoperasian gedung ini dapat meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara untuk lebih memberikan pelayanan dan keselamatan bagi pegawai sektor penerbangan. Turut hadir dalam peresmian tersebut Walikota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Muzaffar Ismail, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan sejumlah stakeholder penerbangan lainnya.

Foto: Kementerian Perhubungan RI

Be the first to comment

Leave a Reply