Puluhan Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan



Letusan Gunung Agung di Bali. Foto: Indrawanto

Menyusul letusan Gunung Agung di Bali dan penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, hari ini Senin 27 Oktober 2017, sejumlah penerbangan dari dan ke Bali dibatalkan. Berdasar notam nomor A4242/17 yang dikeluarkan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI/AirNav Indonesia) terkait sebaran abu vulkanik dari Gunung Agung, Bali, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dinyatakan ditutup sampai esok Selasa pukul 07.15 WITA.

Terkait penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali,  88 penerbangan domestik dan internasional Garuda Indonesia dari/ke Bali dibatalkan. Penerbangan itu terdiri dari 42 penerbangan ke Bali dan 46 dari Bali.

Dengan situasi force majeure ini, maka seluruh penumpang Garuda Indonesia yang memiliki tiket penerbangan tujuan dari / ke Bali yang terkena dampak dari penutupan bandara dan pembatalan jadwal penerbangan diberikan pilihan untuk merubah jadwal penerbangan, atau memperpanjang masa berlaku tiket sampai dengan 6 (enam) bulan sejak terjadinya force majeure. Calon penumpang juga diberi kesempatan mengubah rute perjalanan (Reroute), mengganti nama, dan berlaku hanya satu kali penggantian. Calon penumpang juga dapat melakukan full refund sesuai dengan ketentuan berlaku.

Letusan Gunung Agung Bali. Foto: Capt. Indrawanto
Letusan Gunung Agung Bali. Foto: Capt. Indrawanto

Sementara itu, sampai saat ini penerbangan Garuda Indonesia tujuan dari / ke Lombok juga masih dibatalkan, mengingat sebaran abu vulkanik dari Gunung Agung masih mengganggu lintasan penerbangan untuk tujuan penerbangan ke Lombok.

Kepada penumpang yang terdampak, Garuda Indonesia menyediakan layanan bantuan melalui sejumlah saluran komunikasi, baik melalui media sosial, email, maupun melalui call center. Berikut saluran komunikasi Garuda Indonesia yang bisa dimanfaatkan” :

Website: www.garuda-indonesia.com
TwitterL @indonesiagaruda
Call center +622123519999 / 08041807807 atau mention akun Twitter @garudacares apabila para penumpang memerlukan bantuan lebih lanjut.

Be the first to comment

Leave a Reply