Pitcairn PCA-2, Autogyro Made in Amerika Serikat



Pitcairn PCA-2 adalah pesawat autogyro yang dikembangkan di Amerika Serikat pada awal 1930-an oleh Harold F. Pitcairn. Pesawat ini memiliki desain konvensional, seperti dengan dua kokpit terbuka di tandem, dan mesin dipasang di hidung.  Lift dengan empat bilah rotor utama ditambah dengan desain rendah, rendah, sayap  low-set monoplane yang juga dilakukan untuk kontrol permukaan. Ujung sayap dihedral merupakan fitur yang ditambahkan yang cukup untuk bertindak sebagai sayap untuk stabilitas.

PCA-2 merupakan pesawat sayap putar pertama yang mendapatkan sertifikasi di Amerika Serikat dan digunakan dalam sejumlah kegiatan high-profile termasuk mendarat di halaman Gedung Putih dan yang pertama terbang di seluruh wilayah Amerika Serikat dalam sebuah helikopter. Prestasi terakhir ini telah dicoba oleh Amelia Earhart, terbang untuk perusahaan makanan Beech-Nut, tetapi benar-benar dilakukan oleh John M. Miller yang menyelesaikan penerbangannya selama sembilan hari sebelum Earhart pada tanggal 28 Mei 1931, dalam bukunya PCA-2 diberi nama Missing Link. Belajar dari prestasi Miller pada saat kedatangannya di California, Earhart berangkat untuk mengubah penerbangannya menjadi rekor pulang-pergi dengan terbang ke timur lagi, namun ditinggalkan karena mengalami tiga crashes. Earhart membuat rekor ketinggian di PCA-2 pada 8 April 1931 dengan ketinggian 18.415 kaki (5.615 m). Catatan ini dipecahkan oleh PCA-2 lain dengan penerbang Lewis Yancey yang terbang ke 21.500 kaki (6.600 m) pada tanggal 25 September 1932.

Pada tahun 1931, The Detroit News membuat sejarah ketika membeli PCA-2 untuk digunakan sebagai pesawat berita karena kemampuannya untuk terbang dengan baik di ketinggian rendah, tanah dan lepas landas dari ruang terbatas, dan semi-hover untuk pengambilan gambar kamera yang lebih baik. Pada bulan Mei 1933, Scripps menyumbangkan autogyro ini ke Museum Henry Ford di Dearborn, Michigan. Perusahaan spark plug, The Champion mengoperasikan PCA-2 sebagai mesin promosi pada tahun 1931 dan 32 sebagai Miss Champion. Ia terbang lebih dari 6.500 mil pada tahun 1931 pada event Ford Nasional Keandalan Air Tour. Mesin ini dikembalikan ke kondisi terbang pada tahun 1982 oleh Steve Pitcairn, putra Harold. Pada tahun 2005, ia menyumbangkan ke EAA AirVenture Museum. PCA-2 lainnya yang dimuseumkan di The Henry Ford dan Museum Penerbangan Kanada. Varian PCA-2 terdiri dari PCA-2 yang merupakan versi pertama dan diproduksi dalam jumlah yang banyak, PCA-3 yang merupakan versi dengen menggunakan mesin Pratt & Whitney Wasp Junior dan rotor sebesar 48 ft, PA-21 yang merupakan versi dengan mesin Wright R-975-ER, OP-1 yang merupakan reconnaissance autogyro yang diluncurkan pada tahun 1931 dan yang terakhir adalah OP-2 yang merupakan reconnaissance autogyro tanpa sayap.

Karakteristik dari Pitcairn PCA-2 antara lain, diawaki oleh satu orang dengan kapasitas 2 orang, memiliki panjang 7,04 meter, bentang sayap 9,14 meter, main rotor diameter 13,72 meter, main rotoe area 147 meter persegi, berat kosong 1.015 kilogram, gross weight 1.363 kilogram dan ditenagai dengan sebuah mesin Wright R-975-J6-9 dengan kekuatan 330 hp. Performa dari Pitcairn PCA-2 antara lain memiliki kecepatan maksimal 190 kilometer per jam, jarak jangkau 466,7 kilometer. ketinggian jelajah 15.000 kaki dan maximim glide ratio sebesar 4,8.

Foto: Wikimedia

Be the first to comment

Leave a Reply