Philippines AirAsia Tunda IPO Hingga 2018



Philippines AirAsia, perusahaan penerbangan berbiaya rendah gabungan antara AirAsia Zest dan AirAsia Philippines, telah memutuskan untuk menunda rencana penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dari tahun 2017 menjadi kuartal pertama 2018.

Chief Executive Officer Philippines AirAsia Joy D. Caneba mengatakan bahwa perusahaan gabungan ini akan meningkatkan basis modalnya dari 2 miliar peso Filipina menjadi 5 miliar peso Filipina pada tahun 2016. Dana itu akan digunakan untuk menyewa lima pesawat Airbus A320 dari Asia Aviation Capital (AAC), sebuah unit bisnis leasing pesawat yang dimiliki oleh AirAsia. Selain itu, Philippines AirAsia juga akan membuka lebih banyak lagi rute penerbangan baru menuju Taiwan, Korea Selatan, dan China.

Sebelumnya Philippines AirAsia berencana melepas 30 persen sahamnya melalui IPO. Pelepasan saham sebesar itu diperkirakan dapat menghimpun dana sekitar US$ 200 juta.

Foto: Istimewa 

Be the first to comment

Leave a Reply