Pesawat Penuh, Penumpang United Diseret Turun



Seorang penumpang maskapai penerbangan United Airlines ditarik keluar dari tempat duduknya dan diseret sepanjang aisle pesawat, di mana penerbangan dari Chicago menuju Luoisville, Kentucky mengalami overbooked.

Insiden yang terjadi pada Minggu (9/4) ini dibagikan secara online oleh sesama penumpang yang mengatakan pihak maskapai memilih secara acak penumpang untuk menyerahkan kursi mereka dan turun dari pesawat, sehingga petugas maskapai dapat bekerja keesokan harinya.

[columns size=”1/2″ last=”false”]


[/columns]

Seperti yang dilansir oleh RT.com, Senin (10/4), cuplikan dari video menunjukkan seorang pria yang secara paksa dipindahkan dari tempat duduknya oleh petugas dari Chicago Aviation Police dan diseret keluar dari pesawat. Pria ini menolak untuk meninggalkan pesawat karena dirinya adalah dokter dan diperlukan untuk bekerja di sebuah rumah sakit, menurut penumpang yang mengunggah videonya.

United Airlines mengkonfirmasi kepada WHAS11 bahwa penerbangan mengalami overbooked dan penegakan hukum diminta untuk membantu setelah seorang penumpang menolak untuk meninggalkan pesawat secara sukarela.

“Kami memohon maaf atas situasi overbook. Rincian lebih lanjut tentang pelanggan yang dikeluarkan harus diarahkan ke pihak berwenang,” ujar seorang juru bicara United Airlines dalam sebuah pernyataan kepada Courier-Journal.

CEO United Airlines, Oscar Munoz telah mengeluarkan pernyataan tentang masalah ini, menggambarkan peristiwa ini sebagai “mengganggu” untuk semua di perusahaan.

“Ini adalah acara menjengkelkan untuk kita semua di sini di United. Saya meminta maaf karena harus kembali mengakomodasi pelanggan ini. Tim kami bergerak dengan rasa urgensi untuk bekerja dengan pihak berwenang dan melakukan tinjauan rinci kita sendiri tentang apa yang terjadi,” kata Munoz dalam pernyataannya berbentuk gambar yang diunggah oleh akun twitter @united.

“Kami juga menghubungi penumpang ini untuk berbicara langsung kepadanya dan alamat lebih lanjut dan mengatasi situasi ini,” tambah Munoz.

Foto: RT.com

Be the first to comment

Leave a Reply