Pesawat Garuda Indonesia yang Alami Slip Berhasil Dievakuasi



Garuda Indonesia pada Kamis (2/2) pukul 12.47 WIB berhasil menyelesaikan proses evakuasi pesawat Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan GA258 rute Jakarta-Yogyakarta yang mengalami slip di Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta pada Rabu (1/2) malam kemarin.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar di Yogyakarta, Kamis (2/2) siang mengatakan bahwa upaya pemindahan pesawat jenis Boeing 737-800 dengan registrasi PK-GNK tersebut sempat mengalami kendala mengingat kondisi rerumputan dan kontur tanah yang lembek di sekitar landasan pacu.

“Sejauh ini proses penyelesaian evakuasi pesawat berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Situasi dan kondisi di lapangan mengakibatkan tim teknis evakuasi gabungan perlu melakukan upaya pengerasan area tanah yang lembek dengan pelapisan pasir batu, dan penggunaan pelat baja untuk memudahkan proses pengangkatan dan penarikan pesawat dari rerumputan ke area parkir,” kata Benny.

Pihak maskapai menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh stakeholders perusahaan atas ketidaknyamanan yang terjadi, khususnya para pengguna jasa yang mengalami penundaan dan pembatalan penerbangan, berkaitan dengan proses evakuasi pesawat yang mengharuskan Bandara Adi Sucipto mengalami penutupan.

Untuk mengangkut penumpang dengan tujuan maupun asal Yogyakarta, Garuda Indonesia sempat mengalihkan seluruh penerbangan dari dan ke Yogyakarta ke Solo. Untuk penanganan seluruh penumpang tujuan Yogyakarta tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan sarana transportasi berupa bus yang saat ini telah standby di Bandara Adi Sumarmo, Solo untuk mengangkut penumpang menuju Yogyakarta. “Seluruh penerbangan dari dan menuju Yogyakarta diharapkan sore hari nanti sudah dapat berjalan normal seperti biasa,” katanya.

Menurut Benny, selain melakukan investigasi internal, Garuda Indonesia menyerahkan proses investigasi penyebab serious incident PK-GNK di Bandara Adisutjipto Yogyakarta tersebut kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) sesuai dengan ketentuan penerbangan sipil yang berlaku. “Garuda Indonesia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI AU, Basarnas, Angkasa Pura I, anak perusahaan GMF dan Gapura, dan pihak-pihak lain yang terlibat langsung dalam proses ini, sehingga evakuasi pesawat GA-258 dapat berlangsung dengan baik” tutup Benny.

Foto: Garuda Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply