Pesawat Cessna Grand Caravan Hilang Kontak di Papua



Sebuah Cessna C208 Grand Caravan PK-FSO mengalami hilang kontak dalam penerbangan dari Tanah Merah menuju Oksibil, Papua, Rabu (12/4)

Pesawat yang dioperasikan oleh Spirit Avia Sentosa (SAS) ini diterbangkan oleh Capt. Rio Pasaribu. Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso membenarkan adanya infomasi ini.

“Saat ini kami sedang melakukan proses pencarian. Saya perintahkan untuk setiap personil penerbangan di sekitar daerah tersebut untuk membantu pencarian dan memberikan segala informasi yang diperlukan,” ujar Agus dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (12/4)

Saat ini sedang dilakukan pencarian pesawat oleh Tim SAR dibantu dengan beberapa maskapai seperti misalnya AMA dan Trigana Air serta dari SAS sendiri.

Kronologis kejadian hilangnya pesawat tesebut adalah sebagai berikut, pertama pada pukul 12.40 WIT (03.40UTC) personel ATC WAJO (Oksibil) mendapat info dari flight following SAS di Jakarta yang menyampaikan bahwa PK-FSO menunjukkan signal SOS pada flight tracker di koordinat 04 48′ 47.7″ S 140 39′ 31.7″ E. Upaya pencarian informasi posisi pesawat PK-FSO dikoordinasikan antara personel ATC di WAJO (Oksibil) dan personel ATC di WAKT (Tanah Merah) namun tidak mendapatkan hasil.

Pada pukul13.02 WIT (04.02 UTC) pesawat SAS jenis DHC-6 PK-FSC yang berangkat dari WAJO (Oksibil) menuju ke Sentani, sempat melakukan searching di area koordinat tersebut pada ketinggian 8.500ft namun tidak dapat melihat ke bawah karena kondisi tertutup awan. Penerbangan ini melaporkan tidak menerima signal ELT. Pada pukul 13.33 WIT (04.33 UTC), personel ATC di WAJJ (Sentani) meminta bantuan untuk searching di area koordinat yang dilaporkan kepada Pesawat Trigana TGN255 yang dalam penerbangan rute Sentani (WAJJ)- Oksibil (WAJO). Pesawat ini berangkat pukul 13.11 WIT (04.11 UTC) dan sampai di Oksibil (WAJO) pukul 13.58 WIT ( 04.58 UTC) namun tidak menemukan hasil.

Kemudian, sebuah pesawat AMA jenis PAC750 PK-RCE berangkat dari Oksibil (WAJO) pada pukul 13.43 WIT (04.43 UTC), melakukan searching di area koordinat yang dilaporkan. Pesawat yang dipiloti Capt. Brian tersebut mendapat sinyal ELT dari pesawat PK-FSO pada pukul 12.28 WIT (03.28 UTC).

Foto: Ditjen Perhubungan Udara

Be the first to comment

Leave a Reply