Pesawat Batavia Air Jadi Besi Tua Karena Tidak Laku Dijual



PT Metro Batavia (Batavia Air) sudah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat sejak 30 Januari 2013. Ketika pailit itu Batavia Air menyisakan aset berupa empat pesawat yang tidak dijaminkan kepada lembaga keuangan manapun. Namun setelah berlalu hampir tiga tahun, baru satu dari total empat pesawat milik Batavia Air yang terjual oleh kurator.

Kuasa Hukum PT Metro Batavia Raden Catur Wibowo bahwa tiga pesawat sisa itu terancam tidak laku dijual bahkan sangat mungkin menjadi rongsokan. Semakin lama harga pesawat terus mengalami penurunan dan kemungkinan hanya bisa dijual dalam bentuk besi tua. “Jumlah pesawat sekarang sisa tiga pesawat. Dulunya laik terbang, tapi karena kurator tak juga menjual, alasannya proses pemberesan belum selesai. Sekarang, baru ada pembeli yang menawar Rp 2,7 miliar, ini pun belum terjual,” kata dia.

Dia menyayangkan sikap kurator yang tak kunjung menjual aset-aset Batavia Air. Jika nilai aset terus mengalami penyusutan, Catur khawatir hak-hak karyawan berupa gaji dan pesangon tidak bisa dibayar. “Namanya pesawat sudah tiga tahun pailit yah harus segera dijual. Ini alasannya masih belum selesai, karena menyusut yah jadi rongsokan. Belum argo sewa di bandara sama Angkasa Pura II juga pasti jalan terus,” ujar Catur.

Foto: Wikimedia

Be the first to comment

Leave a Reply