Pertemuan Menteri Transportasi Negara Asia-Eropa Segera Digelar di Bali



Konperensi pers penyelenggaraan Pertemuan Menteri Transportasi Negara Asia-Eropa di Bali. Foto: Reni Rohmawati.

Indonesia menjadi tuan rumah Asia Europe Meeting Transport Ministers’ Meeting (ASEM TMM) ke-4 tahun ini. Isu penting yang akan dibahas dalam pertemuan antarmenteri transportasi negara-negara di Asia dan Eropa yang akan digelar di Bali itu adalah tentang rencana strategis
terintegrasinya konektivitas transportasi dan sinergi regional. Ini sesuai tema, yakni “Bridging Asia and Europe through IntegratedbTransport Connectivity and Synergized Regional Strategic Plans”.

“Kita akan bicara untuk kepentingan transportasi di Asia dan Eropa. Namun untuk bahasan terinci, nanti kita akan melakukan briefing lanjutan di Bali,” ujar Agus Prihatin Saptono, Kepala Biro Kerja Sama Kementerian Perhubungan di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Agus mengatakan, sebagai tuan rumah, Indonesia mengundang 51 negara dan dua organisasi internasional, yakni European Commissioner for Mobility and Transport dan ASEAN Deputy Secretary General. “Sampai saat ini sudah 35 negara yang menyatakan akan hadir,” ucapnya seraya menambahkan, dari 35 negara itu, ada 18 Menteri atau Wakil Menteri yang bakal hadir.

Ke-18 negara yang Menteri atau Wakil Menteri-nya akan hadir adalah Inggris, Rusia, Latvia, Hungaria, Luxemburg, dan Polandia, keenamnya dari Eropa. Sementara dari Asia adalah Malaysia, Filipina, Singapura, Myanmar, Laos, Kamboja, Mongolia, Jepang, China, Korea Selatan, India, dan Brunei Darussalam.

Negara-negara Eropa yang akan hadir tanpa Menteri atau Wakil Menteri adalah Denmark, Bulgaria, Jerman, Spanyol, Selandia Baru, dan Italia. “Negara lainnya masih belum konfirmasi, tapi masih ada waktu untuk menunggu konfirmasi,” kata Agus.

Pertemuan dua tahunan itu, kata Agus, merupakan pertemuan yang berkelanjutan untuk mendorong kerja sama yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan transportasi. Hal tersebut terutama yang dihadapi oleh negara-negara dengan wilayah yang terkurung daratan dan negara kepulauan, termasuk wilayah yang memiliki daerah-daerah terpencil.

Rencananya, ASEM TMM4 yang dilaksanakan 26-28 September 2017 itu akan dibuka Presiden Joko Widodo dengan Chairman Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. “Dalam ajang ini akan dilakukan pertemuan bilateral antara Indonesia dengan beberapa negara, juga forum bisnis serta pameran transportasi dan logistik,” tutur Agus.

Forum bisnis sektor transportasi udara akan membahas topik “Strengthening Global Aviation Industry through Asia-Europe Collaboration”. Pembicaranya dari Thales dari Prancis, AirNav Indonesia, Angkasa Pura I, dan Incheon dari Korea Selatan.

Be the first to comment

Leave a Reply