Perseteruan Berlanjut, Rusdi Kirana Somasi Ignasius Jonan



Pemilik sekaligus pendiri perusahaan penerbangan Lion Group, Rusdi Kirana, akhirnya melayangkan somasi terhadap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. Salah satu anggota dewan pertimbangan presiden ini melakukan somasi lantaran tidak terima terhadap pernyataan Jonan kepada media terkait dengan proyek pembangunan Bandara Lebak, Banten.

Seperti diketahui, Jonan sebelumnya mengungkapkan bahwa Kementerian Perhubungan menolak proposal pembangunan Bandara Lebak yang diajukan oleh Lion Group lantaran ruang udara Bandara Lebak akan bersinggungan dengan ruang udara Bandara Budiarto Curug. Dalam pernyataannya Jonan juga mengatakan Lion Group memberikan rekomendasi kepada Kementerian Perhubungan untuk menutup Bandara Budiarto Curug yang sekarang digunakan untuk latihan terbang para siswa Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). “Kalau Pak Rusdi Kirana menggantikan saya, silakan menutup bandara Curug. Saya tidak mau suatu hari dianggap sebagai Menteri Perhubungan yang menutup Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia,” kata Jonan.

Rusdi Kirana dan Lion Group melalui rilis yang dikeluarkan oleh Presiden Direktur Lion Group Edward Sirait telah menyanggah pernyataan yang dikeluarkan oleh Jonan. Rusdi Kirana juga sudah meminta Jonan untuk meralat pernyataannya tersebut. “Kami telah meminta Pak Jonan untuk meralat perkataannya yang mencemarkan nama baik kami sejak Sabtu lalu. Namun sampai hari ini kami tidak mendapatkan jawaban, karena itu kami somasi Menteri Perhubungan,” kata Rusdi dalam jumpa pers hari ini, Senin (16/11/2015).

Rusdi menegaskan, pihaknya tidak pernah mengusulkan penutupan Bandara Budiarto Curug yang sudah digunakan oleh STPI dalam mendidik calon pilot sejak tahun 1952. “Kami tidak pernah mengusulkan untuk menutup sekolah itu karena sangat tidak etis. Yang kami minta hanya pemanfaatan lahan,” ungkap Rusdi.

Menurut Rusdi, dia dan Lion Group tidak pernah mempermasalahkan penolakan pembangunan Bandara Lebak oleh Kementerian Perhubungan. “Saya tidak mempermasalahkan kalau (pembangunan Bandara Lebak) ditolak. Saya juga tidak pernah ingin jadi Menteri Perhubungan,” ujar Rusdi.

Foto: Istimewa

2 Comments

  1. repot kalo jadi menteri/ pejabat negara yg ga mau nurutin kemauan pengusaha. ijin ga dpt, serang terus pokoknya… haha…

  2. urus dulu pak masalah delay dan kecolongan bagasi di lion air..penerbangan buruk ,mau buka bandara lagi,hancurlah pak..

Leave a Reply