Perkuat Pasar Regional, IndiGo Pesan ATR 72-600



Maskapai penerbangan asal India, IndiGo menandatangani perjanjan berjangka panjang dengan pabrikan pesawat regional Eropa, ATR untuk pembelian 50 unit pesawat ATR 72-600 dengan fleksibilitas untuk mengurangi jumlah pengiriman pesawat udara berdasarkan kondisi tertentu.

Dalam kesepakatan senilai lebih dari 1,3 miliar Dolar Amerika berdasarkan daftar harga, pesawat tersebut diperkirakan akan mulai beroperasi pada akhir 2017. IndiGo saat ini sedang mempersiapkan ambisinya untuk mengembangkan pasar regionalnya.

Rencana IndiGo ini bertepatan dengan peluncuran Indian Government’s Regional Connectivity Scheme atau yang disebut UDAN, bertujuan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi, ketenagakerjaan dan pariwisata dengan menghubungkan kota-kota kecil dan terpencil.

“IndiGo adalah salah satu maskapai penerbangan yang paling dihormati, efisien dan menuntut di dunia. Hari ini mereka telah memilih ATR 72-600 sebagai solusi terbaik untuk menerapkan rencana ambisius mereka secara efektif untuk membangun jaringan regional nasional,” ujar Chief Executive Officer ATR, Christian Scherer dalam keterangan tertulisnya di Toulouse, Selasa (9/5).

“Keputusan mereka selanjutnya membuktikan bahwa pesawat kami adaah alat yang tepat untuk menghubungkan masyarakat dan mengembangkan bisnis di seluruh India,” papar Scherer.

President IndiGo, Aditya Ghosh mengatakan, untuk mendukung visi UDAN yang dicanangkan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi, pihaknya memulai sebuah perjalanan untuk membangun jaringan regional nasional dan menghubungkan kota-kota yang tidak mendapat keuntungan dari pertumbuhan penerbangan India.

“Biaya operasi ATR yang rendah akan membantu kami membangun jaringan perjalanan udara regional yang luas dengan tarif yang masuk akal. Pesawat ini akan menampilkan interior kabin modern, sehingga membuay penerbangan menjadi pengalaman yang nyaman bagi penumpang kami,” kata Aditya Ghosh.

“Fluktuasi operasional ATR yang luar biasa, beserta kemampuan mereka untuk mendarat di bandara terpencil dengan infrastruktur terbatas akan membantu kami mengelola operasi kami secara efisien,” tutup Aditya Ghosh.

Foto: Wikimedia

Be the first to comment

Leave a Reply