Penjualan Lesu, Airbus Baru Update A380 Setelah Tahun 2022



Produsen pesawat asla Eropa, Airbus, telah mengeluarkan pesawat penumpang komersial terbesar di dunia, A380, hampir satu dekade lalu. Namun, pesawat ini tidak kunjung mendapatkan pembaruan (update) meskipun sudah didesak oleh Emirates yang merupakan pemesan sekaligus operator A380 terbesar di dunia.

Chief Executive Officer Airbus Fabrice Bregier mengatakan, pesawat A380 tidak akan mendapatkan update setidaknya hingga setelah tahun 2022. Perusahaan yang berbasis di Toulouse, Perancis, itu kini masih berupaya meyakinkan kepada maskapai penerbangan bahwa masih ada permintaan yang cukup bagus untuk pesawat A380.

Menurut Bregier, penjualan pesawat A380 memang lesu dalam beberapa tahun terakhir. Maskapai penerbangan lebih fokus dalam mempertahankan pangsa pasar mereka dibandingkan dengan melakukan ekspansi menggunakan pesawat yang lebih besar. “Masalah kami adalah untuk menjustifikasi bahwa pesawat besar seperti ini masih memiliki pasar. Nantinya akan ada A380neo (new engine option), didukung oleh Emirates dan beberapa pelanggan lain, tetapi kita perlu alasan bisnis,” ujar dia.

Sebagai pesawat penumpang komersial terbesar di dunia, A380 umumnya diisi dengan kapasitas kurang dari 550 penumpang oleh maskapai penerbangan, meskipun sebenarnya pesawat ini mampu mengangkut hingga 800 penumpang. Sayangnya, penjualan A380 terus mengalami penurunan dan kelanjutan masa depannya terancam. Sejauh ini Airbus baru mendapatkan pesanan 317 pesawat A380 sejak ditawarkan pertama kali pada tahun 2000 lalu. Kepala Penjualan Airbus John Leahy mengatakan ketika di Dubai Airshow 2015 lalu bahwa dia sedang melakukan negosiasi untuk menjual 32 A380 tambahan yang kemungkinan terjadi pada akhir tahun ini.

Emirates, pelanggan terbesar A380, telah menekan Airbus untuk segera memberikan update kepada pesawat itu, termasuk menawarkan mesin baru yang lebih hemat bahan bakar. Namun, Airbus mengaku tidak akan melakukannya hanya untuk satu pelanggan saja. Jika memang akan melakukan update mesin, menurut Airbus, perusahaan akan menawarkan mesin buatan Roll-Royce yang sekarang digunakan pada pesawat terbaru, A350 XWB.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply