Penggunaan Perangkat ADS-B di Indonesia Sangat Dibutuhkan



Direktur Navigasi Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan penggunaan perangkat ADS-B di Indonesia sangat dibutuhkan. Menurutnya, perangkat ADS-B juga memiliki rasio ketelitiannya yang cukup baik dibandingkan radar.

Selain itu, teknologi ADS-B juga sudah sesuai dengan standar internasional. Papua lantas dinilainya sebagai menjadi provinsi yang sangat membutuhkan perangkat ADS-B mengingat banyaknya pegunungan di wilayah tersebut. Apalagi, arus lalu lintas pesawat di sana juga sudah cukup padat.

“Kalau sampai level ketinggian ke bawah, mungkin kebutuhan ADS-B di Papua sekitar 20 stasiun. Dengan begitu, pesawat kecil juga nantinya wajib menggunakan perangkat ADS-B agar dapat laik untuk digunakan,” tuturnya.

Sejalan dengan rencana tersebut, pemerintah berencana memenuhi kebutuhan perangkat ADS-B di Indonesia secara mandiri. Adapun, perangkat ADS-B buatan dalam negeri itu merupakan inovasi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com