Penerbangan Perdana Lion Air Surabaya-Madinah Delay 3,5 Jam



Pada hari ini, Minggu (13/12/2015), maskapai penerbangan berbiaya rendah Lion Air mengoperasikan penerbangan perdana Surabaya-Madinah. Dalam penerbangan itu Lion Air menargetkan kalangan penumpang jamaah umroh dari wilayah Jawa Timur. Sayangnya, penerbangan perdana itu tidak berlangsung mulus karena harus tertunda (delay) selama lebih dari tiga jam.

Setidaknya ada 425 penumpang Lion Air dari Surabaya tujuan Madinah yang dijadwalkan berangkat pukul 05.00 WIB tadi pagi, namun penumpang itu baru diberangkatkan pukul 08.30 WIB. Ratusan penumpang umroh itupun menumpuk dan harus bersabar menunggu di terminal umroh yang terletak di area Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya. Ironisnya, Lion Air tidak memberikan perhatian sedikitpun terhadap para penumpang meskipun delay lebih dari tiga jam.

Presiden Direktur Lion Group Edward Sirait yang hadir dalam peresmian penerbangan perdana Lion Air rute Surabaya-Madinah mengatakan bahwa penundaan penerbangan dilakukan karena masalah teknis, akibat adanya Notice to Airmen (NOTAM) yang menyatakan adanya kegiatan latihan militer di atas wilayah perbatasan antara India dan Pakistan. Penerbangan itu sendiri dioperasikan dengan pesawat Airbus A330-300 milik Lion Air yang memiliki kapasitas hingga 440 kursi.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply