Penerbangan di Pekanbaru Terganggu Kabut Asap



Sejumlah maskapai penerbangan pada hari ini membatalkan penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Setidaknya ada 12 penerbangan yang dibatalkan. Pembatalan itu dilakukan karena kabut asap pekat yang menyelimuti Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, sehingga jarak pandang hanya mencapai 500 meter yang tidak aman lagi bagi operasional penerbangan.

Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Ibnu Hasan mengatakan, di bandara ini jarak pandang aman minimal untuk operasional penerbangan adalah 1.000 meter. Oleh karena itu, banyak maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan lantara jarak pandang sudah berada di bawah 1.000 meter. “Jarak pandang terganggu akibat asap pekat di bandara,” kata dia.

Menurut Ibnu, pesawat Citilink Indonesia dari Jakarta dan Indonesia AirAsia dari Bandung sudah terbang menuju Pekanbaru. Namun pesawat milik Citilink Indonesia kembali ke Jakarta, sedangkan pesawat milik Indonesia AirAsia mengalihkan pendaratan ke Kuala Lumpur akibat jarak pandang sangat minim. Dia mengatakan kedua pesawat itu tidak bisa mengalihkan pendaratan ke Bandara Hang Nadim Batam karena sudah sangat penuh. “Pesawat di Batam menumpuk, makanya kembali ke Jakarta dan divert ke Kuala Lumpur,” jelasnya.

Foto: Tri Setyo Wijanarko/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply