Penerbangan dari Semarang Sementara Dialihkan ke Solo dan Surabaya



Humas Bandara Ahmad Yani Semarang, Dian PS mengatakan, pihaknya terus berupaya mengevakuasi pesawat Wings Air yang tergelincir keluar runway, Minggu (25/12) petang. Proses evakuasi sendiri berlangsung cukup lama.

Pasalnya, satu roda belakang bagian kanan pesawat sempat patah. Selain keluar jalur, badan pesawat juga miring ke kanan. Otoritas bandara bahkan menutup lokasi untuk umum, termasuk media selama evakuasi badan pesawat dilakukan.

Empat kru pesawat dan 68 penumpang telah dievakuasi. Penerbangan menuju Semarang untuk sementara dialihkan ke Solo dan Surabaya. “Ada yang di-divert (dialihkan) ke SUB (Surabaya). Bandara Adi Sumarmo (Solo) kita buka 24 jam untuk melayani pesawat ke SRG,” kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura (AP) I Israwadi,

Israwadi mengatakan, disediakan angkutan bus bagi penumpang yang turun di Solo dan hendak ke Semarang. “Kami sediakan free Damri SOC-SRG,” ujar Israwadi.

Beberapa penerbangan dibatalkan, dan ada yang ditunda. Pesawat Kalstar KD 622 tujuan Pontianak dibatalkan. “Wings Air IW 1896 SUB (Surabaya) cancelled, Silk Air MI 103 SIN (Sungapura) postponed (ditunda). 75 penumpang diinapkan di hotel,” ungkap Israwadi.

Dalam rapat yang diadakan di Emergency Operation Center yang dipimpin GM Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Priyo Jatmiko dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah dan beberapa pihak diputuskan bandara akan dibuka kembali tanggal 26 Desember 2016 pukul 05.00.

Foto: Andika Primasiwi / Indo-Aviation.com