Pendapatan Rute Internasional Garuda Lebih Besar Daripada Rute Domestik



Pendapatan rute-rute internasional maskapai penerbangan Garuda Indonesia lebih besar dibandingkan rute-rute domestik. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury di sela-sela coffee morning di Kantor Pusat LPPNI atau AirNav Indonesia, Tangerang, Jumat (26/5).

“Perkembangan rute internasional kita juga sangat baik sekali. Bahkan mungkin di bulan Mei itu pertama kalinya kita punya pendapatan dari rute-rute internasional itu jauh lebih besar daripada rute-rute domestik kita. Jadi itu perkembangan yang saya lihat, baik sekali,” ujar Pahala.

Pahala menjelaskan, jika dilihat dari profitibilitas maskapai di bulan April dan Mei, perbaikannya sangat signifikan. Selain itu, kondisi operasional Garuda untuk bulan April dan bulan Mei itu sudah jauh lebih baik dibandingkan di tiga bulan pertama.

Pahala menyebutkan, kurang lebih dari pendapatan maskapai untuk penerbangan internasional kurang lebih 52 persen daripada keseluruhan pendapatan.

“Jadi itu saya lihat perkembangan yang bagus,” ucap Pahala.

Menurut Pahala, dengan penambahan jumlah rute, yang artinya dari sisi produksi maskapai juga meningkat, kemudian itu juga mempengaruhi. Saat ini Garuda Indonesia memiliki 21 destinasi internasional dan mengalami peningkatan yang cukup baik. Dirinya juga melihat dari sisi yield untuk rute-rute internasional yang cukup terjaga.

“Sementara kalau kita lihat dari sisi jumlah penumpangnya, meningkat secara sangat signifikan,” kata Pahala.

“Jadi kita lihat, ini yang bisa saya share di bulan Maret, kemarin pertumbuhan rute internasional kita secara year on year meningkat sampai dengan 13 persen. Jadi itu jauh lebih tinggi dibandingkan peningkatan pendapatan untuk rute domestik kita yang kurang lebih hanya sekitar 3 persen,” tutup Pahala.

Foto: Garuda Indonesia

Be the first to comment

Leave a Reply