Pemudik Naik Pesawat Diperkirakan Naik 9,8 Persen



Suasana di pintu keldatangan bandara. Foto: RMS.

Dengan metode forecast regresi, diperkirakan jumlah penumpang angkutan udara Lebaran tahun 2017 ini akan meningkat 9,8 persen dibanding tahun 2016 lalu. Secara keseluruhan, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 5.404.814 penumpang, terdiri dari 4.729.287 penumpang rute dalam negeri dan 675.527 penumpang luar negeri.

Jumlah ini meningkat dari realisasi jumlah penumpang pada periode yang sama tahun 2016 lalu yang totalnya 4.922.176 penumpang. Terdiri dari 4.297.984 penumpang rute domestik dan 624.192 penumpang rute internasional.

Jumlah kursi baik untuk penerbangan domestik maupun luar negeri akan bertambah sekitar 5 %. Untuk dalam negeri, pada periode H-7 sampai dengan H+7 Lebaran, kapasitas kursinya akan bertambah dari 5.505.120 kursi menjadi 5.780.374 kursi. Sedangkan untuk luar negeri, akan bertambah dari 886.075 kursi menjadi 930.379 kursi. Jumlah kursi penerbangan sebanyak itu akan disediakan oleh 14 maskapai penerbangan dengan jumlah pesawat yang beroperasi sebanyak 532 pesawat.

Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso, menilai kenaikan jumlah penumpang angkutan udara tersebut sebagai kenaikan perekonomian masyarakat Indonesia. “Harga tiket pesawat kan lebih mahal dibanding transportasi lain. Jika permintaan meningkat, berarti perekonomian masyarakat Indonesia juga meningkat,” ujarnya. Dengan adanya permintaan yang tinggi tersebut Agus mengajak kepada seluruh stake holder penerbangan untuk menyelenggarakan transportasi udara yang selamat, aman dan nyaman.

“Untuk pengawasan tarif batas atas dan bawah penerbangan, akan disesuaikan dengan Peraturan Menteri PM 14 th 2016. Nantinya akan ada inspektur dari Direktorat Angkutan Udara yang menyamar untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Kalau ada maskapai yang melanggar, akan kena sanksi,” ujar Agus.

Be the first to comment

Leave a Reply