Pemkab Wonosobo Apresiasi Solusi AirNav untuk Balon Udara



Pemkab Wonosobo apreasiasi solusi AirNav Indonesia untuk festival balon udara. Foto: AirNav Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo memberikan apresiasi terhadap solusi penerbangan balon udara tradisional yang diinisiasi oleh AirNav Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo, pada saat menghadiri uji coba penerbangan balon udara yang ditambatkan, Sabtu 19 Agustus 2017 di Alun-alun Kota Wonosobo.

“Penerbangan balon udara tradisional merupakan tradisi bagi masyarakat Wonosobo. Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh AirNav Indonesia dalam memberikan pendampingan agar balon udara Wonosobo tetap dapat mengudara, tetapi keselamatan penerbangan juga tidak terganggu,” ujarnya.

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, sebelumnya telah melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat Wonosobo mengenai balon udara. Merangkul Komunitas Balon Udara Wonosobo, balon udara tradisional yang ditambatkan berhasil mengudara dengan aman dan terkendali, sesuai dengan peraturan penerbangan sipil yang berlaku.

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Didiet K. S. Radityo, menjelaskan bahwa keberhasilan uji coba ini adalah hasil kolaborasi luar biasa antara AirNav Indonesia, Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Masyarakat Wonosobo. “Kami merumuskan standar penerbangan balon udara yang ditambatkan ini bersama-sama, berdasarkan best practice yang dilakukan Komunitas Balon Udara Wonosobo diselaraskan dengan peraturan penerbangan sipil yang berlaku di domestik maupun internasional,” ungkapnya.

Didiet menambahkan bahwa penerbangan balon udara tradisional menjadi perhatian serius dunia penerbangan. “Pada periode angkutan lebaran tahun ini, laporan pilot kepada kami mengenai balon udara naik 450%, dari 14 laporan pada 2016 menjadi 63 laporan pada 2017. 44% laporan mengatakan melihat balon udara pada ketinggian di atas 25 ribu kaki, ini sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan,” papar Didiet.

Be the first to comment

Leave a Reply