Pahala N. Mansury, Dirut Baru Garuda Indonesia



Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2016 Garuda Indonesia di mana salah satu agendanya adalah penggantian direksi, pada Rabu (12/4) Kementerian BUMN secara resmi menunjuk Pahala N. Mansury sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Arif Wibowo. Sebelumnya, Pahala menjabat sebagai Direktur Keuangan Bank Mandiri.

Pahala mengatakan, keputusan ini merupakan suatu kepercayaan dan dirinya beserta jajaran direksi baru berharap ke depannya Garuda Indonesia dapat memperbaiki kinerjanya, baik kinerja keuangan, operasional dan pelayanan kepada pelanggan.

“Dalam beberapa hari ini tentunya manajemen akan berusaha untuk dapat mempelahari kira-kira hal-hal apa, baik itu dari sisi keuangan, biaya, kemudian hal-hal lainnya terkait dengan operasional tentunya kita harapkan bisa kita terus jaga,” kata Pahala usai RUPS 2016 di Kantor Pusat Garuda Indonesia, Garuda City Center, Tangerang, Rabu (12/4) malam.

Pahala juga mengatakan, dirinya akan meningkatkan kualitas peayanan kepada penumpang. Hal ini dikarenakan pada bulan Mei dan Juni nanti akan memasuki bulan Puasa dan Lebaran.

Menurut Pahala, dirinya akan mempelajari terlebih dahulu, salah satunya adalah kinerja keuangan dari Garuda Indoneia agar dapat ditingkatkan, mampu bersaing, mampu meningkatkan pangsa pasarnya baik itu domestik, regional maupun internasional. Selain itu, dirinya juga akan memastikan sinergi antara Garuda dan Citilink agar mampu lebih terintegrasi.

“Saya optimis bahwa kita terus meningkatkan soliditas tim di Garuda, khususnya di Direksi dan juga karyawan-karyawan di Garuda, baik itu aircrew maupun ground staff. Dan juga berharap bahwa dengan adanya soliditas dan sinergi antara tim manajemen dan seluruh karyawan-karyawati, kita harapkan dengan adanya soliditas dan juga sinergi kita harapkan kinerjanya terus meningkat,” tambah Pahala

Pahala menyebut, pihaknya akan membuat program-program, yakni program jangka pendek selama 3 hingga 6 bulan, program selama 1 tahun dan program selama 3 hingga 5 tahun. Selain itu, Pahala mengatakan dirinya akan berusaha untuk memastikan kondisi keuangan dari perusahaan agar semakin kuat dan profitable.

“Ke depannya, ini menjadi salah satu program kita khususnya dalam hal ini, melihat bagaimana dari sisi biaya-biaya yang bisa kita coba untuk review ulang, kemudian juga nanti hal-hal lain dalam jangka waktu 1 tahun tentunya review dari sisi operasional, baik itu dari sisi fleet maupun rute,” terang Pahala.

“Kita juga ingin memastikan bahwa presentase dari rute-rute yang dimiliki Garuda yang profitable tentunya agar terus meningkat. Ini menjadi fokus kita ke depan,” tutup Pahala.

Foto: Fikri Izzudin Noor / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply