Moy Aerial Steamer, Pesawat Tanpa Awak Bersayap Kembar



Moy Aerial Steamer atau dengan nama lain Aerial Steamer atau Moy-Shill Aerial Steamer merupakan pesawat bersayap kembar tak berawak rancangan Thomas William Moy, seorang enjinir dari Inggris. Pesawat ini menggunakan tenaga mesin uap sebesar 3 hp (2,25 kW) dengan bahan bakar berupa cairan spiritus dengan sepasang baling-baling sekitar enam bilah yang ditempatkan di antara dua sayap yang terbuat dari bambu dan kain, dengan 520-550 putaran per menit. Sayap ini berdimensi 14 kaki (4,27 m) dan mempunyai luas sekitar 64 kaki persegi (5,9 m2). Pesawat ini juga mempunyai sayap kecil di bagian depan, dengan luas sekitar 50 kaki persegi (4,6 m2). Sebuah permukaan  yang berukuran lebih kecil dipasang di bagian belakang pesawat, yang bertujuan untuk mengubah trim, dengan panjang sekitar 14 kaki (4,27 m) dengan berat sekitar 216 pound (98 kg) dan mempunyai tiga buah roda.

Ujicoba pertama Moy mengenai baling-baling terdiri dari sejumlah pisau kayu yang melekat pada enam ruji pada perakitan, menjadikan pitch lebih halus. Baling-baling dilengkapi dengan mekanisme yang dirancang untuk mengubah pitch pisau pada saat diputar, sehingga pisau bergerak ke bawah pada pitch yang kasar untuk memberikan gaya angkat.

Pesawat rancangan Moy ini diujicoba pada Juni 1875 di Crystal Palace di London Selatan, dengan menggunakan jalur dari kerikil yang melingkar dan berdiameter sekitar 300 kaki. Pencapaian ujicoba ini sangat sedikit. Sebuah dek kayu kemudian diletakkan di atas kerikil, dan pada usaha kedua ini, Moy kemudian berkata kepada seorang rekannya, yaitu Octave Canute, bahwa pesawat rancangannya tidak mencapai kecepatan di atas 12 mph (19 km/h) dan tidak mampu lepas landas. Moy telah menghitung bahwa pesawat rancangannya memerlukan kecepatan sekitar 35 mph (56 km/h). Namun menjadikannya sebagai pesawat bertenaga uap yang pertama yang mampu lepas landas oleh Charles Gibbs-Smith, seorang sejarawan.

Tak lama setelah itu, Aerial Steamer mengalami kerusakan parah akibat badai. Kemudian Moy membuatnya kembali, dengan bilah baling-baling diperbesar hingga 12 ft (3,66 m) dan berputar pada sumbu vertical, yang pada dasarnya menyerupai helikopter (dengan kata lain, mengubah mesin menjadi helikopter). Dengan konfigurasi ini, perumukaan roda baru menjadi 160 kaki persegi dan berat pesawat menjadi 186 pound (84 kg). Pesawat ini diujicoba di bawah penutup, dan ditemukan bahwa dengan counter-balancing beban seberat 66 pound (30 kg) pada tuas pesawat itu, maka roda pesawat itu mengangkat dengan kisaran 20 lbs, sehinggan menunjukkan performa pesawat dengan angka 40 lbs per HP, yang menunjukkan kinerja terbaik dari sebelumnya.

Karakteristik dari Moy Aerial Steamer antara lain, memiliki bentang sayap 4,27 meter, luas sayap 4,6 meter persegi, beban pesawat 98 kilogram, dan ditenagai oleh sepasang mesin uap sebesar 3 hp (2,25 kW), berikut sepasang baling-baling sekitar enam bilah dengan 520-550 putaran per menit.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply