Menpar: AP II Lulus dengan Cumlaude!



Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat puas dengan rencana kerja dan implementasi program “Indonesia Incorporated” Angkasa Pura II. Paparan Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Kantor AP II, Kompleks Bandara Soekarno Hatta itu dikasih dua jempol.

“Lulus dengan cumlaude!” sebut Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menyimak utuh presentasi itu.

“Presentasinya bagus! Dari corporate level, bisnis level strategi, sampai dengan fungsional level, sempurna. Dari sisi operasional, strategi marketing dan implementasinya excellent,” puji Arief kepada Awaluddin di Kantor AP II, Kompleks Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (17/4).

Dari rencana besar AP II itu, Arief berharap akan ada perubahan yang signifikan dari pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini. “Kita akan meng-attract 100 juta penumpang tahun ini. 80% domestik dan kita harapkan sekitar 20%-nya itu wisman, karena target kita untuk Wisman butuh 4 juta seats untuk tahun ini. Sehingga total menjadi 15 juta wisman,” ujar Arief.

Arief menggambarkan, umumnya usaha penerbangan dengan membuka rute baru itu mengalami proses sulit. Berdarah-darah dulu. Karena itu ada masa inkubasi, tidak langsung memperoleh 100% load factor. Karena itu Arief Yahya setuju dengan pola insentif yang digagas AP II kepada airlines yang mau membuka jalur baru itu.

“Kita gotong royong! AP II sebagai airport operator memberikan keringanan landing fee, dan membantu promosi free melalui semua media ruang dan luar ruang di bandara. Kemenpar juga akan membantu joint promotion untuk mendapatkan load factor yang makin banyak. Airlines juga terbang dari Originasi baru dan atau Destinasi baru,” kata Arief Yahya.

“Ketika load-nya tidak sampai 100%, jangan semua biaya itu dibebankan kepada Airlines. Tetapi pihak airport dan Kemenpar yang mengurusi program itu juga harus ikut sama-sama gotong royong memberikan insentif kepada Airlines yang membuka rute-rute baru,” ujar pria asal Banyuwangi ini.

Sejalan dengan keinginan Menpar Arief Yahya, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaludin akan memberikan kemudahan dan insentif kepada maskapai yang membuka rute baru dan melakukan RON atau parkir inap pesawat tidak lagi di Bandara Soekarno Hatta. Melainkan diarahkan ke kota lain di bawah AP II.

Kapasitas kursi international flights di bawah naungan AP II sebesar 19,5 juta pada tahun 2016. Ternyata hanya efektif mendatangkan 9 juta wisman, dimana wisman tersebut datang melalui transportasi udara atau 75% dari total wisman sebesar 12 juta pada 2016. Dari total seat capacity of international flight tahun 2016, AP II memberikan kontribusi sebesar 62,6%, yaitu sebesar 12,2 juta. Sedangkan jumlah wisman yang melalui bandara AP II mempunyai kontribusi sebesar 33,3% dari total wisman Indonesia melalui transportasi udara.

Foto: Kementerian Pariwisata

Be the first to comment

Leave a Reply