Maret 2017, Indonesia AirAsia Bakal IPO di Bursa Saham



Sesuai dengan arahan dari CEO Air Asia Grup Tony Fernandes agar perusahaannya di berbagai negara bisa melantai di bursa saham, Indonesia Airasia menargetkan bakal melakukan initial public offering (IPO) di bursa saham.

“Itu (IPO) rencanannya Pak Tony. Malaysia sudah IPO, Thailand sudah IPO. Sekarang gilirannya Indonesia dan Filipina. Tahun depan kita akan usahakan IPO,” kata CEO Indonesia AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan.

Dendy menyebut mengaku banyak hal yang harus disiapkan oleh perusahaan untuk melantai di bursa saham. Jadi, dia berharap pada kuartal I-2017 sudah bisa IPO, dan mendahului Filipina.

“Secepat mungkin. Karena IPO banyak prosesnya. Kita inginnya IPO di kuartal I, dan kita juga maunya Indonesia duluan yang IPO dari pada Filipina,” imbuhnya.

Selain itu, Dendy juga mengaku equitas Air Asia Indonesia masih positif. Di mana sebanyak 51 persen modal berasal dari perusahaan dalam negeri.

“Tidak ada masalah dengan equitas. Equitas kita sudah positif. Dan nanti tahun depan tanggal 30 April, ada laporan keuangan dan akan dilihat equitas kita pasti akan bagus,” pungkasnya.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com