Malindo Air Terbang Perdana Rute Kuala Lumpur-Perth



Maskapai penerbangan hibrid asal Malaysia, Malindo Air, pada hari ini, Kamis (19/11/2015), melakukan penerbangan perdana dari Kuala Lumpur menuju Perth. Layanan penerbangan ini diharapkan akan banyak mendatangkan wisatawan, serta memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Pada penerbangan perdana itu pesawat Boeing 737-900ER mengoperasikan nomor penerbangan OD151 dengan membawa total 180 penumpang, dengan keberangkatan dari Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2) pada pukul 09.15 waktu setempat. Penerbangan Kuala Lumpur-Perth sendiri akan dioperasikan dengan frekuensi sebanyak 11 kali dalam seminggu.

Ikut dalam penerbangan perdana tersebut Wakil Menteri Transportasi Malaysia Datuk Abd Aziz Kaprawi dan Chief Executive Officer Malindo Air Chandran Rama Muthy bersama dengan sejumlah awak media. Malindo Air sendiri cukup optimis pembukaan rute penerbangan Kuala Lumpur-Perth bisa membawa lebih banyak wisatawan asal Malaysia menuju Australia Barat dan juga sebaliknya.

Pembukaan penerbangan menuju Perth sekaligus menandai pertumbuhan yang terus-menerus dilakukan oleh Malindo Air sejak maskapai penerbangan itu diluncurkan pada Maret 2013. Perth merupakan destinasi pertama bagi Malindo Air di Australia, serta menjadi destinasi terjauh yang dijangkau Malindo Air dari hubnya di Kuala Lumpur. Penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Perth diperkirakan menempuh durasi selama lima jam 15 menit.

Dalam pernyataannya, Chandran mengatakan bahwa pengembangan jaringan rute penerbangan internasional yang dilakukan pada semester kedua 2015 akan mendukung visi jangka panjang perusahaan untuk menyediakan pelancong destinasi yang beragam dan konektivitas yang nyaman dari Kuala Lumpur sebagai hub regional. “Perth akan memperluas jangkauan kami dan memperkuat proposisi pelanggan kami di pasar penting dan strategis di Asia. Kami sangat yakin bahwa layanan baru ini, yang pertama bagi kami ke Australia, akan meningkatkan permintaan perjalanan dan perdagangan antara Australia dan Malaysia,” papar Chandran.

Foto: Russell Hill/Flickr

Be the first to comment

Leave a Reply