Malindo Air Targetkan Bisa Angkut 10 Juta Penumpang pada 2017



Menyusul pembukaan sejumlah rute baru pada 2017, anak usaha Lion Air Grup, Malindo Air, menargetkan bisa mengangkut 10 juta penumpang pada tahun ini. Seperti diungkapkan General Manager Sales and Business Development Malindo Air Ramdas Shivram, tahun lalu Malindo yang memiliki 48 destinasi mengangkut 5 juta penumpang.

“Kini, kami menargetkan 10 juta penumpang,” ujarnya seusai penerbangan komersial perdana Malindo Air rute Kuala Lumpur—Denpasar—Brisbane, Queensland Australia, akhir pekan lalu.

Guna mencapainya, Malindo akan mengupayakan pembukaan rute baru, termasuk rute baru Kuala Lumpur menuju Denpasar lalu berlanjut ke Brisbane. Itu merupakan rute kedua penerbangan Malindo ke Australia, setelah sebelumnya maskapai itu, melayani rute ke Perth sejak November 2015 tetapi tidak transit di Denpasar.

Selain itu, Ramdas menyebut, upaya pembukaan rute baru kini diutamakan ke daerah tujuan wisata seperti Bali dan Bandung. “Kami mengincar Yogyakarta. Target kami, tahun ini, mungkin Desember,” tuturnya. Seperti halnya Bali, dia menam bahkan Yogyakarta adalah kota wisata yang menjadi pilihan  warga Malaysia dan Asia. “Ke Bandung kami sudah terbang dua kali sehari dan selalu load factor karena Bandung menjadi tujuan wisata shopping favorit,” ujarnya.

Selain Yogyakarta, Malindo Air yang berkantor pusat di Petaling Jaya, Malaysia itu membidik dae rah tujuan wisata di Indonesia yang kini tengah naik daun yaitu Lombok di Nusa Tenggara Barat. Namun, Ramdas menolak mengatakan waktu penerbangan ke destinasi wisata itu. “Kami fokus ke Yogyakarta dulu. Mungkin, untuk Lombok, tahun depan,” tuturnya.

Foto: economytraveller.com

Be the first to comment

Leave a Reply