Malaysia Airlines Jalin Kerjasama dengan Emirates



Perusahaan penerbangan nasional Malaysia, Malaysia Airlines, berencana menjalin kerjasama codeshare dengan maskapai penerbangan asal Dubai, Emirates, pada layanan penerbangan dari dan menuju Eropa. Langkah Malaysia Airlines ini mirip seperti yang dilakukan oleh Qantas dan Emirates sejak beberapa tahun lalu.

Rencananya, Malaysia Airlines akan menghentikan layanan penerbangan menuju Amsterdam dan Paris pada akhir Januari 2016, sedangkan layanan penerbangan nonstop antara Kuala Lumpur dan London Heathrow akan tetap dipertahankan. Sebagai gantinya, penerbangan dari dan menuju kota-kota di Eropa akan dilakukan secara codeshare dengan Emirates via Dubai. Dengan demikian, Malaysia Airlines bisa melayani penerbangan menuju 38 destinasi di Inggris Raya, daratan Eropa, dan Skandinavia dengan satu kali pemberhentian di Dubai.

Saat ini Malaysia Airlines mengoperasikan satu penerbangan harian dari Kuala Lumpur menuju Dubai menggunakan pesawat Airbus A330-300. Akan tetapi, Emirates menawarkan kapasitas yang jauh lebih besar antara kedua kota dengan lima penerbangan harian, empat di antaranya menggunakan pesawat Boeing 777-300ER dan satu penerbangan lainnya dengan pesawat superjumbo Airbus A380.

Meskipun demikian, Eropa hanya menjadi salah satu bagian dari jaringan penerbangan Malaysia Airlines. Melalui kerjasama dengan Emirates, Malaysia Airlines juga membuka peluang baru, berupa penawaran koneksi menuju 15 kota di Amerika, serta 38 kota lainnya yang tersebesar di Afrika, Timur Tengah, dan Samudera Hindia melalui hub Emirates di Dubai.

Sebagai contoh, Malaysia Airlines kini bisa menawarkan layanan penerbangan dari Kuala Lumpur menuju New York, Johannesburg, atau Sao Paolo. Itu baru sedikit di antara kota-kota yang dilayani oleh Emirates. Melalui kerjasama dengan Emirates, untuk pertama kalinya Malaysia Airlines benar-benar kompetitif dengan Singapore Airlines dalam hal jaringan rute penerbangan.

Foto: Wikimedia

Be the first to comment

Leave a Reply