Lion Air Group Raih Penghargaan Marketing se-Asean



Lion Air Group terima penghargaan. Foto: Dok. Lion Air.

Lion Air Group mendapat penghargaan sebagai perusahaan penerbangan dengan strategi pemasaran terbaik se-Asean. Demikian penilaian Markplus dalam  Indonesian Session of The 3th Asean Marketing Summit 2017, di  Jakarta Selatan. Penghargaan untuk Lion Air Group diberikan langsung oleh co-founder of Asia Marketing Federation Hermawan Kartajaya kepada Managing Director Lion Air Group Daniel Putut.

Dinobatkan pada Juli 2017, Lion Air Group dianggap memiliki strategi pemasaran paling baik se-Asean di sektor transportasi udara. Buktinya berupa pesatnya pertumbuhan bisnis Lion Air Group  dengan frekuensi penerbangan mencapai 1.500 pergerakan. Lion Air Group memiliki tiga maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia. Ketiga maskapai itu adalah Lion Air, Batik Air, dan Wings Air.

“Kami bangga atas apresiasi ini, bahwa sektor penerbangan nasional cukup mumpuni dimata negara-negara Asean,” kata Daniel . Daniel mengatakan, Markplus bekerja sama dengan Phillip Kotler Center melakukan audit kesuksesan pemasaran Lion Air Group selama setahun. Ini tahun pertama Lion Air Group mendapat penghargaan setelah tiga tahun perhelatan ini diadakan. Sebelumnya Asean Marketing Summit diadakan di Thailand dan Myanmar.

Strategi marketing Lion Air Group atas penerbangan seluruh maskapainya sudah dilakukan sejak 17 tahun lalu mulai dari kota-kota besar ke daerah terpencil. Membuka satu per satu rute penerbangan yang dibutuhkan masyatakat, menghubungkan antar daerah dan kota besar, menjadi kekuatan Lion Air Group menarik pangsa pasar yang potensial.

Sasarannya adalah Indonesia, yang memiliki lima pulau, 33 provinsi, dan 200 kota dan kabupaten. Kini pemasaran pembukaan rute penerbangan berjalan autopilot, seiring banyaknya rute penerbangan yang dibuka tiap pekan.

Pembukaan rute penerbangan didukung oleh kedatangan pesawat pesanan Lion Air Group hingga 2027 sebanyak 789 unit jenis Airbus, Boeing, dan ATR. Sampai hari ini tiga maskapai Lion Air Group sudah mengoperasikan hingga 215 pesawat, dan puluhan pesawat oleh anak usaha di Malaysia yaitu Malindo Air dan Thai Lion Air di Thailand.

Lion Air Group bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pusat untuk terus mengembangkan sektor penerbangan nasional. Terlebih Kementerian Perhubungan sedang gencar merevitalisasi dan membangun bandara baru di berbagai pelosok Indonesia.

“Tidak sedikit kami terbangkan pesawat ke daerah perintis, yang bandaranya masih di kelola oleh pemda,” kata Daniel.  Melalui penerbangan perintis ini,  Lion Air Group membantu pemerintah daerah meningkatkan perekonomian setempat melalui akses transportasi udara yang mengakomodir kebutuhan bisnis dan mobilitas masyarakat. Secara perlahan, sektor pariwisata juga bertumbuh dan perekonomian nasional meningkat.

“Jaringan Wings Air contohnya sudah merambah lebih dari 100 kota dan kabupaten di Indonesia. Ini sebuah kebutuhan masyarakat, dan bukti industri penerbangan nasional tumbuh dengan baik,” ujar Daniel.

Lion Air Group akan terus membuka rute penerbangan baru ke berbagai daerah di Indonesia. Fokus utama yang menjadi sasaran tembak adalah wilayah Papua yang masih sulit diakses oleh jalur darat atau kereta. Transportasi udara adalah satu-satunya alat untuk masyarakat Papua beraktifitas.

“Kita akan maksimalkan penerbangan kesana,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply