Lapangan Terbang Wiriadinata Terima Izin Penerbangan Komersial



Wing Air menyatakan berminat menerbangi Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya. Photo: Joe Roland S. Bokau
Wing Air menyatakan berminat menerbangi Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya. Photo: Joe Roland S. Bokau

Lapangan terbang militer Wiriadinata Tasikmalaya dapat segera beroperasi untuk penerbangan reguler atau penerbangan komersial. Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika meninjau lapangan terbang Wiriadinata, Sabtu (12/11).

Wiriadinata, menurut Budi, akan dikembangkan secara bertahap, sesuai dengan pertumbuhan penumpang. Runway sepanjang 1.200 meter masih dapat diperpanjang 600 meter lagi.

“Kita ingin di Tasikmalaya, bandara ini menjadi sesuatu yang bisa dikembangkan. Tapi ada beberapa kendala, kita lakukan secara bertahap,” kata Budi seperti dikutip Detik.

Terkendala tangki Pertamina

Kini kesiapan Wiriadinata beroperasi secara komersial tergantung dari pemerintah daerah dan Pangkalan Udara Wiriadinata. Keduanya harus menyelesaikan beberapa persyaratan agar bandara bisa digunakan untuk penerbangan pesawat komersial.

Sejauh ini sudah ada maskapai yang berminat terbang ke Wiriadinata, antara lain Wings Air yang akan menggunakan pesawat ATR 72.

Secara teknis, sarana dan prasarana lapangan terbang Wiriadinata cukup bagus. Hanya saja perlu dilakukan perombakan agar memenuhi tingkat standar keselamatan yang lebih tinggi. Hambatan yang paling utama adalah adanya tangki BBM Pertamina sekitar 1 km dari salah satu ujung landasan.

Menurut standar internasional, kurang aman bila ada tangki-tangki BBM di dekat landasan. Kalau pesawat tergelincir dan menabrak tangki BBM, bisa terjadi kecelakaan yang memakan banyak korban.

Untuk sementara, Budi membatasi pesawat-pesawat yang terbang dari dan ke Tasikmalaya. Pesawat paling besar yang masih diizinkan untuk menggunakan Bandara Wiriadinata adalah ATR-72 dengan beban yang dibatasi di bawah standar normal.

Photo: Joe Roland S. Bokau