Kuartal Ketiga 2015, Thai Airways International Rugi US$ 246 Juta



Perusahaan penerbangan nasional Thailand, Thai Airways International, mengumumkan telah mengalami kerugian sebesar 9,9 miliar baht atau setara dengan US$ 246 juta di kuarta ketiga 2015. Angka ini berbanding terbalik dengan capaian laba bersih sebesar US$ 36,2 juta pada periode yang sama tahun lalu. Thai Airways mengatakan bahwa hasil buruk ini terjadi akibat kerugian dalam pertukaran mata uang karena nilai tukar yang rendah dan penurunan volume angkutan kargo.

Pada kuartal ketiga tahun ini pendapatan Thai Airways mengalami penurunan sebesar 4,4 persen menjadi US$ 1,23 miliar, membuat kerugian bersih pada sembilan bulan pertama tahun 2015 membengkak menjadi US$ 514 juta. Meskipun demikian, jumlah penumpang Thai Airways mengalami peningkatan sebesar 8,8 persen menjadi 5,15 juta penumpang pada periode kuartal Juli-September 2015. Tingkat isian kursi atau load factor rata-rata juga mengalami peningkatan menjadi 73,1 persen, lebih tinggi 3,8 poin dibandingkan dengan kuartal ketiga 2014.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply