KNKT Butuh Waktu Enam Bulan Selidiki Tergelincirnya Wings Air



Untuk bisa mengungkap penyebab tergelincirnya pesawat Wings Air di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan membutuhkan waktu enam bulan.

Seperti diungkapkan Ketua KNKT Soerjanto Tjahyono saat ini pihaknya masih mengumpulkan data-data dilapangan untuk melengkapi secara keseluruhan data yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Kami telah mengamankan kotak hitam berupa flight data recorder dan cokpit voice recorder dan rencana hari ini sore akan diberangkatkan ke Jakarta dan besok kita akan proses di sana,” katanya saat pres conference di Angkasa Pura 1 cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Untuk membaca black box ini membutuhkan waktu, sementara tim KNKT di Jakarta juga masih disibukkan dengan black box lainnya yang sedang dikerjakan.

Ketua Sub Komite Investigasi Penerbangan KNKT, Nur Cahyo Utomo mejelaskan untuk hari ini proses investigasi sudah mengambil black box, meminta data dari Air Nav, meteorologi dan melihat lokasi serta pesawat.

“Sore kemarin kami mendatangkan investigator senior KNKT Profesor Marjono untuk melakukan ekseminasi kerusakan pesawat dan interview orang-orang yang terlibat seperti pilot, pramugari air trafic controler dan saksi mata lain dan memberitahuka pihak-pihak terkait di luar negeri termasuk pabrik pesawwat ATR di Perancis. Dan kemudian dari proses ini mudah-mudahan dalam waktu enam bulan bisa diketahui hasilnya sekalipun undang undang membolehkan sampai satu tahun bahkan lebih,” jelasnya.

Nur Cahyo menambahkan, dalam melakukan investigasi dimaksudkan untuk menemukan penyebab agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari, dan melihat faktor-faktor lain yang perlu untuk dilakukan perbaikan.

Foto: Andika Primasiwi / Indo-Aviation.com