KLM Tak Berniat Dirikan Maskapai Long Haul LCC



Maskapai penerbangan nasional Belanda, KLM tidak berniat untuk meniru maskapai penerbangan Perancis, Air France, dengan memulai pengoperasian maskapai berbiaya murah (low-cost carrier) jarak jauh.

Seperti yang dilansir oleh FlightGlobal, Kamis (6/4) Pieter Elbers, President & CEO KLM mengatakan, maskapai yang berbasis di Amsterdam ini tidak memiliki rencana untuk memulai KLM Boost version, merujuk pada nama dari unit baru Air France yang didirikan di Paris. Sebaliknya, Elbers menjelaskan, KLM akan memberlakukan pada pelayanan jarak jauhnya,  yaitu langkah-langkah penghematan biaya yang telah dirintis pada penerbangan jarak menengah selama dua tahun terakhir.

“Kami sudah memulai menerapkannya di sisi jarak jauh juga,” tambah Elbers.

Saat ini, KLM telah memiliki maskapai yang bergerak di bidang LCC, yaitu Transavia yang beroperasi terutama pada penerbangan jarak pendek di Eropa dan beberapa penerbangan jarak menengah.

Air France bermaksud untuk memperkenalkan Boost untuk mulai beroperasi pada bulan Oktober. Pada awal tahun ini, pilot Air France memberikan dukungan bersyarat untuk pembentukan Boost.

Foto: Fikri Izzudin Noor / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply