Kementerian Perhubungan: Utilitas Bandara Lebak Tidak Maksimal



Kementerian Perhubungan menganjurkan proyek bandara baru di kawasan Lebak, Banten, yang digagas oleh perusahaan penerbangan Lion Group dibatalkan. Alasannya, jika dipaksa dilanjutkan, Bandara Lebak akan memiliki ruang udara yang sempit lantaran terhimpit oleh bandara lain seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Pondok Cabe, Bandara Budiarto Curug, dan Bandara Rumpin.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M. Djurait mengatakan bahwa Bandara Lebak memiliki banyak obstacle sehingga pergerakan pesawat dan operasional bandara tidak akan maksimal jika dipaksakan.

Rencananya, pembangunan proyek Bandara Lebak dilakukan oleh PT Maja Raya Indah Semesta. Kementerian Perhubungan pun meminta perusahaan tersebut mengkaji ulang proyeknya. “Akan sangat bagus jika PT Maja Raya Indah Semesta menyesuaikan dengan tatanan bandara nasional kita. Kalau masih memaksakan, resikonya itu utilitasnya tidak maksimal. Kan sudah kita lihat banyak sekali obstacle,” terang Hadi.

Foto: Yulianus Liteni/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply