Kementerian Perhubungan Layangkan Teguran kepada Lion Air



Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo (kanan) didampingi Direktur Operasional Lion Air Daniel Putut (kiri) memberikan keterangan pers terkait kasus penundaaan penerbangan (delay) maskapai tersebut di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (23/2). Kemenhub memberikan dua sanksi kepada maskapai Lion Air yakni pembekuan sementara pengajuan izin rute baru serta pembekuan izin terbang bagi rute yang selama 21 hari tidak diterbangkan Lion Air misalnya rute Ujung Pandang-Jayapura. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/ama/15.

Maskapai penerbangan Lion Air mendapatkan teguran dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan setelah tiga orang krunya ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten sedang melakukan pesta narkoba di sebuah apartemen di Tangerang, Banten.

Perihal teguran itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo. Suprasetyo juga mengatakan bahwa lisensi ketiga orang kru yang terdiri dari satu orang pilot dan dua orang awak kabin itu dicabut oleh Kementerian Perhubungan. “Maskapai diberikan teguran,” kata dia.

Sementara itu, Lion Air melalui Presiden Direktur Edward Sirait mengaku bahwa dua orang awak kabin merupakan bekas karyawan Lion Air, tapi sudah dipecat oleh perusahaan, sedangkan seorang pilot yang ditangkap BNNP Banten baru sebatas melakukan pelatihan menjadi penerbang dan belum berstatus sebagai karyawan Lion Air.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply