Kemenhub Kurangi Pergerakan Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta



Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memutuskan untuk mengurangi pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dari yang sebelumnya 72 pergerakan per jam menjadi 60 pergerakan per jam. Hal itu sesuai dengan Intstruksi Menteri (IM) Perhubungan Nomor 19 Tahun 2015.

Direktur Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan Novie Riyanto berdalih Kementerian Perhubungan tidak mengurangi pergerakan pesawat, melainkan meratakan pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, di mana penerbangan pada jam-jam padat yang mencapai 72 pergerakan per jam akan digeser ke jam-jam yang lebih longgar.

DenganĀ  demikian, kata Novie, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tidak akan berkurang karena jamnya saja yang dipindahkan. “Kami tidak mengurangi trafiknya, tetapi diratakan yang tadinya 72 pergerakan menjadi 60 pergerakan per jam. Karena itu, untuk jam-jam yang kapasitasnya sudah lebih akan dipindahkan ke jam-jam yang kosong. Ini berlaku untuk penerbangan domestik saja,” kata Novie.

Menurut Novie, Kementerian Perhubungan menerbitkan aturan ini agar keselamatan penerbangan tetap terjaga dan lalu lintas penerbangan di bandara paling sibuk di Indonesia itu menjadi lancar. Namun, untuk memindahkan sejumlah penerbangan dari jam-jam padat ke jam-jam kosong itu Kementerian Perhubungan juga harus melihat waktu operasi di bandara tujuan yang kebanyakan belum beroperasi selama 24 jam.

Foto: Tri Setyo Wijanarko

Be the first to comment

Leave a Reply