Kemenhub Berikan Sertifikasi ADS-B Produksi Dalam Negeri



Kementerian Perhubungan memberikan sertifikat sistem ADS-B (Automatic Dependent Surveillance Broadcast) yang merupakan hasil kajian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang diproduksi di dalam negeri oleh PT INTI (Industri Telekomunikasi Indonesia). Perangkat sistem ADS-B ini merupakan kerjasama dan dukungan dari BPPT, Kementerian Perhubungan, Kementerian Riset dan Teknologi, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau AirNav Indonesia, PT INTI dan lain-lain.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, produk ADS-B buatan dalam negeri ini merupakan sesuatu yang membanggakan. Hal ini dikarenakan selama ini untuk pengadaan perangkat navigasi penerbangan harus mendatangkan dari luar negeri, terutama di Eropa.

“Tolong AirNav untuk menggunakan ADS-B itu karena kita butuh banyak alat juga. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara harus memperjuangkan ini menjadi suatu barang yang membanggakan yang dapat kita pakai di bandara-bandara,” ujar Budi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (15/3).

Menurut Budi, perangkat sistem ADS-B ini selain diproduksi dalam negeri, juga akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri. “Dan itu bisa melayani penerbangan yang ada di Indonesia. Satu tantangan bagi kita untuk membuktikan bahwa alat ini terbukti baik dan bisa digunakan,” tambahnya. Budi juga menyebut, perangkat ADS-B ini juga dapat diekspor ke beberapa negara, seperti negara-negara Asia Selatan dan Afrika.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menjelaskan, perangkat sistem ADS-B ini nantinya akan dipasang sebanyak 7 unit di Papua. Selama ini, di Indonesia terpasang 31 unit stasiun ADS-B yang mencakup ruang udara Indonesia. “Supaya langit udara Papua bisa lebih termonitor,” ujar Agus.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply