Kemenhub Bekukan Izin Rute Jakarta-Yogyakarta Milik Batik Air



Imbas dari tergelincirnya pesawat milik maskapai penerbangan Batik Air di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta pada Jumat (6/11/2015), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya membekukan izin rute Jakarta-Yogyakarta milik anak perusahaan Lion Group tersebut.

Pembekuan izin rute penerbangan itu dilakukan melalui surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.004/22/22/DRJU-DAU-2015 yang diterbitkan pada 6 November 2015.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo tersebut, Kementerian Perhubungan membekukan sementara izin rute penerbangan Batik Air rute Jakarta-Yogyakarta dengan nomor penerbangan ID6380. Batik Air baru boleh menerbangi kembali rute penerbangan ID6380 Jakarta-Yogyakarta saat hasil investigasi dari Komite Nasional Keamanan Transportasi (KNKT) selesai, corrective action dilakukan, dan telah mendapatkan persetujuan dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Terkait dengan penghentian sementara penerbangan ID6380, Kementerian Perhubungan meminta kepada Batik Air untuk mengalihkan penumpang ke penerbangan yang lainnya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Penerbangan Batik Air rute Jakarta-Yogyakarta masih beroperasi secara normal kecuali untuk penerbangan ID6380.

Seperti diketahui, pesawat Boeing 737-900ER dengan registrasi PK-LBO yang dioperasikan oleh Batik Air tergelincir ketika melakulan pendaratan pada 6 November 2015 dalam kondisi cuaca hujan. Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Oscar Mirza dan kopilot Dana Aviantara itu membawa 160 penumpang dan lima awak kabin. Tidak ada penumpang maupun kru yang terluka dalam insiden tersebut.

Foto: Arif Fauzi/PhotoV2.com for Indo-Aviation.comĀ 

Be the first to comment

Leave a Reply