Keluarga Korban QZ8501 Ajukan Gugatan kepada Indonesia AirAsia



Soedjono, salah seorang keluarga korban kecelakaan penerbangan Indonesia AirAsia QZ8501 yang berasal dari Malang, berencana melayangkan gugatan hukum kepada maskapai penerbangan Indonesia AirAsia dan produsen pesawat asal Perancis, Airbus, karena dianggap lalai sehingga kecelakaan penerbangan itu bisa terjadi. Kecelakaan penerbangan itu telah merenggut nyawa empat orang anggota keluarganya.

Selain itu, Jono juga melihat Indonesia AirAsia mengambil keuntungan dari klaim asuransi. Berdasarkan informasi yang dia dapatkan, Indonesia AirAsia mengasuransikan penumpang dengan nilai mencapai US$ 400.000 per orang. Namun, dana klaim asuransi yang diterima oleh keluarga korban hanya sebesar US$ 100.000.

Menanggapi hal itu, Presiden Direktur Indonesia AirAsia Sunu Widyatmoko mengaku santai dan menyerahkan semuanya pada proses hukum. Bahkan dia tidak akan menghalang-halangi kalau ada keluarga korban yang mengajukan gugatan ke pengadilan. “Saya tahu (akan dituntut), saya persilakan, tidak apa-apa. Negara ini negara bebas. Kita diam saja bisa dituntut,” kata Sunu.

Meskipun demikian, Sunu enggan berkomentar lebih lanjut terkait dengan adanya gugatan dari keluargan korban kecelakaan penerbangan Indonesia AirAsia QZ8501. “Kalau persoalan hukum saya no comment, ketemu di pengadilan saja,” tegasnya.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply