Jika Indonesia Tidak Naik ke Kategori 1 FAA, Jonan Siap Dipecat



Menteri Perhubungan Ignasius Jonan masih cukup optimis standar keselamatan penerbangan Indonesia bisa naik ke kategori 1 versi Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat. Saat ini standar keselamatan penerbangan Indonesia masih masuk ke dalam kategori 2 FAA sehingga seluruh maskapai penerbangan di Indonesia tidak bisa melayani penerbangan ke Amerika Serikat.

Jonan mengatakan, masuk ke kategori 1 FAA merupakan salah satu target yang dicanangkannya ketika dilantik menjadi Menteri Perhubungan. Jika hal itu tidak tercapai, dia mengaku siap diberhentikan dari jabatannya saat ini. “Kalau memang tidak bisa memenuhi target standar FAA, saya diberhentikan tidak masalah itu,” kata Jonan.

Menurut Jonan, penerbangan di Indonesia sudah siap diaudit oleh regulator penerbangan dari Amerika Serikat tersebut. Masalahnya, hingga kini FAA belum juga melakukan audit terhadap standar keselamatan penerbangan di Indonesia. “Kita siap saja, masalahnya, penilainya ini belum datang sampai sekarang,” ungkap dia.

Jonan menambahkan, kemungkinan penilaian dari FAA bakal dilakukan pada Oktober mendatang. Namun, itu juga tergantung dari kesiapan inspektur atau tim penilai dari FAA. Waktu audit keselamatan penerbangan Indonesia oleh FAA diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan.

Foto: Didik Sudiarto Saleh/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply